Data BPS dan Kemensos Konsel Tidak Sama – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Konawe Selatan

Data BPS dan Kemensos Konsel Tidak Sama

Suasana rapat sinkronisasi data warga miskin di Konsel yang dipimpin Wakil Bupati, H. Arsalim Arifin, rabu(12/7). KAMALUDDIN/KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) berupaya melakukan sinkronisasi data angka kemiskinan yang ada di daerah itu. Rabu (12/7), digelar rapat di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dengan melibatkan pihak Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Sosial.

Wakil Bupati Konsel, H. Arsalim Arifin yang memimpin rapat tersebut mengungkapkan, ada perbedaan angka kemiskinan di otoritanya. Berdasarkan data yang dihimpun pihak BPS, angka kemiskinan di Konsel mengalami penurunan signifikan hingga 11 persen. Sementara yang tercatat di Kementerian Sosial (Kemensos) masih mencapai 162 ribu warga miskin dari 300 ribu lebih jiwa di kabupaten tersebut.

“Makanya kita coba sinkronkan supaya kita peroleh data valid. Perbedaan ini dilihat dari sudut pendekatan. Kalau BPS itu sesuai tingkat pendapatan, sedangkan Kemensos dilihat dari multi pendekatan. Baik itu ekonomi masyarakat, maupun kondisi rumah warga dan lainnya. Sehingga wajar jika terjadi perbedaan data. Tapi pada dasarnya tetap kita pakai keduanya,” jelasnya usai menggelar rapat, kemarin.

Arsalim menilai setelah membandingkan data dari BPS maupun Kemensos itu ada penurunan signifikan. Contohnya di Kelurahan Potoro. Kemensos mencatat angka kemiskinan sekira 300 jiwa. “Setelah kita validasi data dengan berbagai pendekatan angka kemiskinan di kelurahan itu, tinggal sekitar 100 jiwa. Salah satu indikatornya karena selain banyak warga miskin sudah menikah, ada juga pindah domisili. Jadi otomatis data berubah,” jelasnya.

Apalagi, saat ini yang sudah diintervensi Program Keluarga Harapan (PKH) yang menyasar 8.000 kepala keluarga. “Makanya, target kami pada tahun 2019 bisa mencapai 100 persen. Jadi kita mau pilah mana PNS, pengusaha dan miskin. Kita harapkan target hingga lima tahun kedepan angka kemiskinan bisa turun hingga delapan persen,” tandas mantan Kepala Bappeda Konsel itu. (b/kam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top