Tak Naik Kelas, Siswa Bakar Perpustakaan Sekolah – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Hukum & Kriminal

Tak Naik Kelas, Siswa Bakar Perpustakaan Sekolah

KENDARIPOS.CO.ID BURANGA – Karena kesal tak naik kelas, seorang siswa disebuah Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kambowa, Kecamatan Kambowa Kabupaten Buton Utara (Butur) nekat membakar gedung perpustakaan ditempatnya belajar.

Hal itu terungkap, setelah aparat Polsek Bonegunu, berhasil menangkap pelaku pembakaran yang terjadi Minggu malam (09/07) pukul 19.00 wita, dan berdasarkan hasil olah TKP serta pemeriksaan beberapa saksi.

Kapolsek Bonegunu, IPDA Sunarton mengatakan, pelaku pembakaran gedung perpustakaan  merupakan siswa berinisial IY (18) yang masih duduk dibangku kelas II.

“Dugaan sementara pelaku nekat membakar sekolah, karena kesal tak naik ke kelas III,” kata Kapolsek Bonegunu IPDA Sunarton melalui pesan Whatsappnya, Selasa (11/07)

Mantan Kanit Intel Polsek Kulisusu itu menambahkan, pelaku (YI) tak sendirian, ia dibantu oleh rekanya yang berjumlah dua orang yakni inisial MR (12) dan DM (12). Keduanya masih duduk di salah satu SMP di Kecamatan Kambowa.

“Hanya berkisar 12 jam dari mulai kejadian, kami sudah mengamankan ketiga pelaku. Mereka ini masih ada hubungan kekeluargaan,” jelasnya.

Ditaksir kerugian material akibat kejadian tersebut diperkirakan kurang lebih Rp 300 juta. Hingga saat ini sambung Narton, belum mendapatkan laporan resmi dari pihak SMKN 1 Kambowa atas kejadian tersebut.

“Ketiga pelaku sementara di amankan di pos polisi Kambowa dan akan langsung dibawah ke Mako Sektor Bonegunu. Karena kedua pelaku masih di bawah umur, maka proses penanganan kasus itu juga menggunakan hukum acara anak,” pungkasnya.

Adapun kronologis kejadian, pada Minggu (09/07) sekitar pukul 16.30 wita, Mr (12) bertemu dengan Yi (18) dan Dm (12) bertempat di rumah Kakek Yi, di Desa Mata Kecamatan Kambowa.
Setelah itu mereka berjalan menuju tower atau pemancar yang ada di Desa Mata tak jauh dengan lokasi SMKN 1 Kambowa dengan tujuan berfoto.

Kemudian mereka berdua di ajak oleh YI menuju Sekolah dengan tujuan untuk berfoto lagi. Setelah sampai di sekolah tepatnya di teras perpustakaan, DM dan MR langsung mengangkat meja yang ada di teras perpustakaan dan dirapatkan di dinding, itu dilakukan untuk membuka ventilasi sebagai akses masuk kedalam ruangan perpustakaan dengan menggunakan sebongkah batu.

Setelah terbuka, YI langsung masuk kedalam ruangan perpustakaan melalui ventilasi yang telah terbuka, setibanya didalam, YI langsung mengumpul buku-buku yang diambilnya di dalam rak dan langsung membakarnya menggunakan korek api yang diambilnya dari DM.

Kemudian ia membuka jendela dan mengajak DM dan MR untuk masuk kedalam ruangan perpustakaan. Setelah berada di dalam perpustakaan, DM ikut mengambil buku yang tersimpan di rak kemudian di letakkan di lantai perpustakaan, lalu membakarnya.

Kemudian Yi kembali menyuruh MR untuk mengambil buku-buku yang berada di rak lain dan di simpan di tumpukan buku yang telah di bakar oleh YI. Usai membakar ketiganya langsung keluar lewat jendela dan langsung pulang ke rumahnya masing-masing. (m7)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top