Polisi Diduga Salah Tangkap Pelaku Penculikan Anak di Kolut – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Hukum & Kriminal

Polisi Diduga Salah Tangkap Pelaku Penculikan Anak di Kolut

Ilustrasi

KENDARIPOS. CO. ID — Andy, Warga Desa Dawi-Dawi Kecamatan Pomala Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga menjadi korban salah tangkap dari aparat kepolisian. Berdasarkan informasi yang diterima dari Andy setelah membaca berita postingan Kendari Pos Online, Andi mengaku keberatan dan meminta berita tersebut dihapus atau tidak lagi diterbitkan.

Dalam postingannya, melalui akun “Andy Zholan’k”, Andi bahkan menebar ancaman kepada wartawan melalui akun Facebook nya. “Wech, hapus itu postinganmu. krn itu pencemaran nama baik. krn sy tdk bersalah. klu tdk mw ko hapus, sy yg hapus ko (?),” tulis Andy, diakun facebooknya Andy Zholan’k.

Andy ditangkap Jum’at (7/7/2017) di Kolut. Hal itu setelah adanya laporan dari Polres Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) ada pelaku yang melarikan diri kasus penculikan anak usia 14 tahun juga curanmor ke arah Kolaka Utara. Nah hal itu langsung direspon Jajaran Polres Kolut, Polsek Tolala bersama BKO Brimob dan berhasil meringkus Andy. Namun, belakangan Andy disinyalir telah dibebaskan Polres Lutim karena salah tangkap. Berdasarkan informasi yang diterima Kendari Pos, Andy beralasan jika dirinya juga merupakan korban penipuan karena diminta tukaran motor sementara oleh pelaku yang menjadi buron dan tidak dikenalnya.

Kapolsek Tolala, Ipda Rahman SH, Rabu (12/7) saat dikonfirmasi kebenaran tersebut mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi dari Polres Lutim akan dugaan salah tangkap tersebut. Penangkapan Andi di wilayah hukumnya sebagaimana konfirmasi dari pihak aparat tetangga itu sesuai ciri-ciri pelaku yang disampaikan. “Tugas kita hanya menangkap dan menyerahkan ke Polres Lutim. Aturannya setelah ditangkap dan diperiksa dan tidak terbukti kan ada yang dikatakan pengeluaran tersangka,” ujarnya.

Kata dia, jika benar pelaku dan pihaknya melepaskan saat proses pencarian maka tentu akan dipandang lalai. Sementara kata Kapolsek terbukti dari penangkapan tersebut yakni menyangkut keberadaan motor yang dikendarai pelaku Andy merek Yamaha N-MAX DP 3901 VC milik Andy Rachmi Retno Ayu warga Soroako. “Motornya kan sudah cocok. Itu kita tidak tahu proses pembuktian di Polres Lutim. Kalau tidak terbukti ya syukur lah kalau begitu,” tukasnya. (rus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top