Kontraktor di Muna Belum Setor Retribusi – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Muna

Kontraktor di Muna Belum Setor Retribusi

KENDARIPOS.CO.ID — Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Muna mengeluhkan pihak rekanan pelaksana pekerjaan proyek pembangunan dermaga feri rute Raha-Pure. Pasalnya, sejauh ini, retribusi pengangkutan material penimbunan belum dibayarkan. Pungutan yang masuk sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD) itu tak kunjung dituntaskan.

Kabid Lalulintas Angkutan Darat Dishub Muna, Hayril Samandi mengakui, sejak pembangunan tahap II yang dimulai Maret lalu, pihak ketiga itu belum merealisasikan janjinya. Padahal, pihaknya sudah memberikan kemudahan agar kewajiban membayar dilakukan sekaligus. “Sampai hari ini belum dibayar. Kami dijanji-janji terus,” kata Hayril Samandi, Selasa (11/7).

Seharusnya, kata Hayril, pihak rekanan diwajibkan membayar setiap kali memuat material. Namun, karena dianggap terlalu cepat, maka Dishub memberikan opsi. Yakni, menghitung sekaligus muatan dalam satu hari. Dengan rincian, sekali muatan, mobil truk diberi dua lembar karcis. “Dari pada kita tugaskan anggota menyetop setiap kali masuk, lebih baik diberikan opsi itu. Tapi selalu diabaikan,” katanya tanpa mengetahui persis sudah berapa total karcis retribusi yang keluar.

Kendati demikian, pihaknya juga masih menunggu konfirmasi dari pihak pelaksana proyek terkait kewajiban mereka. Jika tidak, maka pihaknya segera memberlakukan sistem palang tutup pada setiap truk yang masuk ke lokasi.
Sementara itu, pihak pelaksana proyek pembangunan feri tersebut, Susilo tak dapat ditemui. Saat dijumpai di lokasi proyek, ia tak ada di tempat. Begitu pula saat dihubungi via telepon seluernya, tak ada respon.

Bukan hanya retribusi, jalan Desa Gonebalano Kecamatan Duruka sangat dikeluhkan warga. Sebab, truk yang lalu lalang memuat material timbunan telah merusak jalan tersebut. Akibatnya, dimusim kemarau ini, warga harus “menikmati” debu dan berimbas pada sistem pernapasan yang mulai terganggu. “Debu sudah masuk di rumah kami. Kalau begini terus, kami akan palang jalan. Harusnya ini disiram juga,” keluh La Ngkolu, warga RT II Gonebalano. (b/ery)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top