Jalan Menuju Final Epik , Nadal Karam Big 3 Melaju – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Olahraga

Jalan Menuju Final Epik , Nadal Karam Big 3 Melaju

KENDARIPOS.CO.ID — Tadi malam unggulan kedua Novak Djokovic memastikan lolos ke perempat final grand slam Wimbledon 2017. Artinya, harapan akan terwujudnya final dahsyat masih terpelihara walaupun Sang Raja Tanah Liat Rafael Nadal kandas di perdelapan final.
Djokovic sendiri menang relatif gampang atas Adrian Mannarino tadi malam. Mantan petenis nomor satu dunia itu menang tiga set langsung 6-2, 7-6 (5), dan 6-4. Sejauh ini, Nole- panggilan Djokovic-belum kalah satu set pun dalam perjalanannya menuju perempat final.

”Aku merasa sangat nyaman di lapangan. Aku benar-benar termotivasi untuk melangkah sejauh yang aku mampu,” kata Djokovic dalam wawancara usai pertandingan. Pada perempat final, bintang asal Serbia dinanti petenis Republik Ceko yang merupakan unggulan ke-11 Thomas Berdych.
Sebelumnya ambisi Nadal untuk mengawinkan gelar Prancis Terbuka dan Wimbledon dipastikan karam. Petenis nomor dua dunia yang pada Wimbledon tahun ini menempati unggulan keempat itu, ditumbangkan petenis Luksemburg Gilles Muller, dalam pertandingan dramatis selama lima set.

Nadal yang sempat bangkit setelah tertinggal 0-2, takluk pada set penentuan dalam game yang berdurasi 4 jam dan 47 menit itu. Muller menang dengan skor akhir 6-3, 6-4, 3-6, 4-6, 15-13. Pertandingan panjang Nadal itu membikin laga Djokovic-Mannarino sampai ditunda satu hari. Pada babak delapan besar, Muller akan bertemu unggulan ketujuh asal Kroasia Marin Cilic. Melengkapi dua laga perempat final lain adalah partai petenis nomor satu dunia Andy Murray versus Sam Querrey asal Amerika Serikat. Lalu maestro asal Swiss Roger Federer yang bakal menghadapi petenis dengan servis geledek asal Kanada Milos Raonic.

Petenis terakhir di luar big four (Murray, Nadal, Federer, dan Djokovic) yang menjuarai Wimbledon Lleyton Hewitt memprediksi bahwa Federer akan menantang Murray di partai puncak. Mantan petenis nomor satu dunia itu mengatakan, baik Murray dan Federer sama-sama ahli dalam memanajemen tubuh mereka. Keduanya juga mampu meningkatkan level permainan ketika mendapat tekanan dari lawan.
Hewitt, juara Wimbledon 2002 itu tidak melihat perbedaan atau penurunan drastis level permainan Federer, 35 tahun. ”Dia bermain luar biasa di Australia (Terbuka) setelah enam bulan absen (karena cedera), dia bisa menghidupkan kembali permainannya dengan cepat,” ulasnya dilansir The Independent.

Di sisi lain, Hewitt menyebut cara Murray mengatasi cedera pinggulnya hingga menutupi kekurangannya dalam mempersiapkan pemanasannya di turnamen lapangan rumput, juga mengagumkan.
Sementara itu dari sektor putri, Garbine Muguruza dan bintang veteran Venus Williams sukses melesat ke semifinal. Muguruza, finalis Wimbledon 2015 menyingkirkan unggulan ketujuh Svetlana Kuznetsova 6-3 dan 6-4. Sedangkan Williams mengeliminasi juara grand slam Prancis Terbuka 2017 Jelena Ostapenko 6-3 dan 7-5. (cak/nur)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top