Tak Patah Semangat, Syamsul Haeruddin Buktikan Kegarangannya di Rumput Hijau – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Olahraga

Tak Patah Semangat, Syamsul Haeruddin Buktikan Kegarangannya di Rumput Hijau

Syamsul Haeruddin dkk merayakan gol. (Foto: Twitter @PSMMakassar)
S

KENDARIPOS.CO.ID — Syamsul Haeruddin dielu-elukan pendukung tuan rumah pada laga kandang PSM Makassar kontra Bhayangkara FC, Minggu sore (9/7/2017).

Inilah penampilan perdana pemain 34 tahun tersebut pada kompetisi Liga 1. Penampilan sang legenda hidup PSM menjadi buah bibir karena mencetak sebuah gol, diganjar kartu kuning, dan pada akhirnya menang 2-1.

Suami Ika KDI membuka keunggulan tuan rumah pada menit 17′. Menerima umpan tarik Ghozali Siregar dari kiri pertahanan tim tamu, Syamsul melepas sepakan first time dengan bola datar ke tiang kanan gawang Bhayangkara. Gol. Seisi stadion seketika bergemuruh.

Syamsul sukses membuat gol pertama pada penampilan perdana.

Gol kedua PSM dicetak oleh Reinaldo Elias da Costa pada menit 87′ dari titik putih. Sedangkan gol balasan Bhayangkara disumbang Lae Yu Jun pada menit 88′.

Sepanjang 12 pekan Liga 1 yang berlalu, Syamsul terpinggirkan dari skuat utama. Selain karena regulasi U-23 yang kini justru ditangguhkan, Syamsul kalah bersaing dengan para juniornya di lini tengah, semisal M Arfan dan Rasyid Bakri –yang sedang berjuang kembali fit pasca-cidera.

Belum lagi kehadiran legiun asing, Willem Jan Pluim dan Mark Anthony Klok, membuat Syamsul harus rela “dinomortigakan”.

Syamsul tak patah arang. Ia sabar menunggu kesempatan dan berhasil membuktikan kualitasnya dengan bermain impresif ketika diturunkan Robert Rene Alberts melawan Bhayangkara.

Pemilik jersey nomor 8 sukses membuktikan diri bahwa ia belum habis, meski sebetulnya sang pemain sudah berada pada puncak karier.

Syamsul menunjukkan karakternya sejak kick-off: bermain keras dan tak henti berlari di lapangan. Pemain bertenaga kuda seakan mampu bertahan sepanjang 2×45 menit.

Pada akhirnya, pada babak kedua menit 61′, Syamsul ditukar pelatih dengan Ferdinand Sinaga.

Mantan gelandang Timnas Indonesia pada Piala Asia 2007 lantas berjalan keluar lapangan diiringi standing applause suporter yang hadir di Stadion Gelora Andi Mattalatta, Makassar.

Syamsul tersenyum lebar atas penampilannya, dan tak lupa menyampaikan terima kasih kepada pelatih.

“Saya sangat berterima kasih dengan coach telah memberikan kesempatan kepada saya. Saya akan berusaha untuk meningkatkan performa,” ujar Syamsul seusai pertandingan. (fajar)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top