Strict Standards: Redefining already defined constructor for class Popular_Posts_Tabbed_Widget_Jetpack in /home/kendaripos/public_html/wp-content/plugins/popular-posts-tab-widget-for-jetpack/popular-posts-tab-widget-for-jetpack.php on line 61
Gubernur Ditahan KPK, Walikota Kendari Ungkapkan Rasa Empati – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Metro Kendari

Gubernur Ditahan KPK, Walikota Kendari Ungkapkan Rasa Empati

DR. Asrun

KENDARIPOS.CO.ID — Wali Kota Kendari, Asrun turut berempati atas penahanan Gubernur Sultra non aktif, Nur Alam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia turut mendoakan supaya mantan Ketua DPW PAN Sultra, bisa menjalani proses hukum dengan baik dan seadil-adilnya. Kepada masyarakat Sultra, dirinya juga minta supaya tidak berburuk sangka dulu.

Menurut Asrun, akan lebih bijak kalau masyarakat ikut mendoakan yang terbaik buat Gubernur Sultra dua periode itu. Sebab, selain karena pertimbangan belum tentu bersalah sebagaimana yang dituduhkan, Nur Alam juga sudah banyak memberi dan berjasa dalam membangun Sultra. Banyak karya hebatnya yang kini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Saya mendoakan yang terbaik buat dirinya (Nur Alam,red). Saya yakin, apapun yang terjadi, masyarakat akan mengenangnya sebagai salah satu kepala daerah terbaik di daerah ini,” kata Asrun. Bukan hanya doa secara pribadi, rencananya Pemkot Kendari akan melakukan doa bersama masyarakat dalam acara halal bi halal, hari ini (10/7).

Acara tersebut, kata Asrun, direncanakan sebagai kesempatan dirinya bersilaturahmi dengan warga metro dan juga seluruh unsur birokrasi yang dikomandoinya. Dalam hal ini, berbagai hal tentang perjalanannya selama memangku amanah sebagai Wali Kota Kendari akan dijelaskan kepada 1.000 masyarakat yang diundang hadir.

Doa untuk Nur Alam akan disisipkan dalam salah satu rangkaian acara tersebut. Bagi Asrun, Nur Alam merupakan sosok yang telah berjasa membangun Sultra selama pengabdiannya. “Insya Allah, kita akan panjatkan doa untuk ketabahan dan kesabaran beliau (Nur Alam,red) dalam menjalani cobaan ini. Satu hal yang pasti, saya pribadi masih mengedepankan asas praduga tak bersalah. Kita harus husnudzon kepadanya,” ucap salah satu wali kota terbaik Indonesia versi Jawa Pos Group ini.

Dalam acara halal bi halal itu, secara khusus Asrun akan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh warga metro yang telah mendukungnya selama satu dasa warsa menjalankan pemerintahan. Permohonan maaf juga akan dihaturkannya, terlebih bagi warganya yang mungkin sempat kurang berkenan selama ia menjabat wali kota. “Saya juga akan menitip harapan, agar kepemimpinan berikutnya dapat terus didukung oleh warga. Biar bagaimana pun, pembangunan tanpa sinergi yang baik, sulit untuk mencapai kesuksesan,” katanya.

Sebelumnya, pengakuan akan hasil karya dan simpati atas kasus yang melilit Nur Alam juga datang dari pasangannya, HM Saleh Lasata. Pria yang kini menjabat sebagai Plt Gubernur Sultra berjanji akan menuntaskan program yang termaktub dalam visi misi. Seperti pembangunan Jembatan Bahteramas dan Masjid Al Alam.

“Saya akan memprioritaskan masalah infrastruktur mendesak seperti jalan-jalan yang rusak akibat hujan selama Mei-Juni lalu, hingga menyebabkan banjir di berbagai daerah di Sultra. Yang jelas, pemerintahan tidak boleh berhenti dan harus berjalan. Mohon doanya agar kami bisa melaksanakan tugas sebaik-baiknya hingga Februari 2018 mendatang,” terangnya.

Para wakil rakyat juga menunjukkan simpatinya kepada Nur Alam. Saat rapat paripurna akhir pekan lalu, mereka menyelipkan acara doa bersama untuk kebaikan suami anggota DPR RI, Tina Nur Alam tersebut.
“Sebagai pemimpin daerah yang sukses membawa Sultra lebih baik, mewakili masyarakat dan fraksi amanat persatuan bangsa merasa prihatin. Mudah-mudahan Tuhan memberikan ketabahan kesabaran, kesehatan dan kekuatan kepada beliau. Kita harap pa Nur Alam mampu menghadapi berbagai cobaan ini,” imbuh Suwandi Andi, Ketua Fraksi PAN DPRD Sultra. (b/ely/m1)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top