DPRD Konsel Sorot Pengelolaan Sampah di Ranomeeto – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Konawe Selatan

DPRD Konsel Sorot Pengelolaan Sampah di Ranomeeto

Suasana rapat dengan pendapat (RDP) di DPRD Konsel mengenai pengelolaan sampah di Konsel.

KENDARIPOS.CO.ID — Banyaknya sampah yang berserakan pada sisi jalan di Kecamatan Ranomeeto menjadi perhatian serius anggota DPRD Konawe Selatan (Konsel). Hingga kini, persoalan sampah di kawasan Pasar Ranomeeto tersebut belum juga tuntas. Dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar Komisi III DPRD Konsel akhir pekan lalu, pihak instansi terkait didesak dapat mengatasi persoalan tersebut.

“Harus segera ditindaklanjuti persoalan sampah ini. Malu kita jika ada sampah berserakan. Apalagi Ranomeeto itu berdekatan dengan Kota Kendari dan jalur menuju Bandara Haluoleo. Sudah harus ada kajian terhadap pemukiman padat sampah di wilayah Konsel ini,” kata Ketua Komisi III, Senawan didampingi koleganya dari daerah pemilihan Ranomeeto, Tasman Lamuse.

Politisi PDIP ini menambahkan, ke depan akan ada sosialisasi peraturan daerah (Perda) tentang pengelolaan sampah pada masyarakat.
“Tentu kami berharap Badan Lingkungan Hidup dapat mengetahui secara detail kendala yang terjadi dalam pengelolaan sampah tersebut agar dapat dibicarakan bersama DPRD. Masyarakat juga harus diingatkan untuk tidak seenaknya membuang sampah” tambahnya.

Tasman Lamuse yang juga Ketua Komisi I DPRD Konsel mengaku, personel pengangkut sampah di wilayah Ranomeeto sangat kurang. “Personel belum seimbang dengan volume sampah yang ada, sistem penggajian tidak jelas. Anggaran sangat minim, sehingga ini harus mendapat perhatian khusus,” ungkap warga Ranomeeto itu.

Menanggapi sorotan tersebut, Kepala Badan Lingkungan Hidup Pemkab Konsel, Burhanuddin mengklaim jika pihaknya sudah berupaya menangani pengolahan sampah di Ranomeeto. “Kami memiliki 16 tempat pembuangan sementara di Ranomeeto, satu tempat pembuangan akhir di Desa Ranooha, dua unit mobil roda enam pengangkut sampah yang personilnya delapan orang. Ada juga kendaraan roda tiga,” rincinya.

Namun demikian, Burhanuddin mengakui, sarana, prasarana dan jumlah personil pekerja yang ada memang masih sangat kurang. Namun pihaknya sedang berupaya mencari tambahan tempat pembuangan akhir (TPA). “Saat ini kami juga masih meminjam TPA Kota Kendari untuk menanggulangi permasalahan sampah di Ranomeeto,” terangnya. (c/kam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top