Kerja dengan Cara Haram, Kasir Cantik Daihatsu Ini Gondol Uang Perusahaan Hingga Rp 25 Miliar – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Nasional

Kerja dengan Cara Haram, Kasir Cantik Daihatsu Ini Gondol Uang Perusahaan Hingga Rp 25 Miliar

KENDARIPOS.CO.ID — Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) terus melakukan pengembangan atas kasus Leni Nurusanti, 29, kasir diler mobil Daihatsu, PT Serba Mulia Auto (SMA), Jalan PM Noor. Wanita yang bikin geleng-geleng kepala ini mampu menggondol uang perusahaan hingga Rp 25 miliar. Praktik culas itu dilakukannya selama 20 bulan.

Sepak terjangnya dimulai April 2015 dan berakhir 13 Desember 2016. Selama menggerogoti uang perusahaan, hasilnya digunakan untuk foya-foya. Beli mobil, beli rumah, hingga jalan-jalan ke luar negeri. Dari informasi yang dihimpun Kaltim Post (Kendari Pos Group), cara perempuan berambut panjang lulusan SMK jurusan akuntansi itu melakukan pencurian bertahap dengan memanipulasi data.

Mulai kuitansi, tanda terima dan lainnya, sehingga akunting perusahaan tak mendeteksinya. Sebelum beraksi, Leni mempelajari seluruh aktivitas proses administrasi, hingga unit mobil dikeluarkan. Setiap bulan, dia mampu melakukan transaksi 2–3 kali. Setiap transaksi, Leni tak menyetorkan seluruh duit konsumen, dia “menyunatnya”.

“Dana tak disetorkan semua. Misalnya Rp 50 juta, disetor Rp 30 juta,” ungkap Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin bersama Direktur Kriminal Khusus Kombes Pol Yustan Alpiani saat memberikan keterangan resmi setelah mengungkap kasus ini di Markas Polda Kaltim, Balikpapan.

Jenderal bintang dua itu melanjutkan, dana yang disetor ke perusahaan disertai Leni dengan kuitansi sesuai nominal setelah dipotong. Kuitansi yang masuk dari konsumen dan perusahaan berbeda, namun perusahaan melihat secara kasatmata dana sesuai dengan data. Modus lain, Leni mengumpulkan fotokopi KTP milik keluarga, kerabat, dan lainnya. Itu untuk mengajukan pembelian mobil. Untuk modus ini, suami Leni yakni Jefriansyah yang menjadi aktor utama.

Setelah mobil yang dibeli dengan harga yang sudah dipotong keluar, Jefri bertugas menjual kembali mobil-mobil, seperti Terios, Sigra, Ayla, Xenia, sesuai harga pasar. Memuluskan aksi komplotan keluarga kecil ini, Leni dibantu pula adiknya yakni Deni Rayindra (27). Bersama Jefri, Deni membantu menjual mobil ke pasaran. “Mobil yang dikeluarkan tadi belum lunas, namun data dimanipulasi sudah lunas,” tambah Yustan Alpiani.

Hasil penjualan diberikan kendaraan merek lain, ada pula mobil mewah serta sepeda motor. Seperti motor Yamaha R1M, Yamaha R1 Lee yang harganya mencapai ratusan juta. Aksi Leni diketahui setelah tim audit dari kantor pusat melakukan pemeriksaan keuangan tahunan. Ditemukan ada perbedaan piutang dengan dana yang ada. Kemudian, dilaporkan ke Polsek Samarinda Ilir dengan tuduhan penggelapan.

1 of 3

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top