Strict Standards: Redefining already defined constructor for class Popular_Posts_Tabbed_Widget_Jetpack in /home/kendaripos/public_html/wp-content/plugins/popular-posts-tab-widget-for-jetpack/popular-posts-tab-widget-for-jetpack.php on line 61
Ditahan, KPK Beri Waktu Dua Jam Umar Samiun Dilantik Jadi Bupati – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Ditahan, KPK Beri Waktu Dua Jam Umar Samiun Dilantik Jadi Bupati

Bupati Buton Non Aktif, Umar Samiun mengenakan rompi tahanan KPK.

kendaripos.fajar.co.id — Spekulasi tentang bagaimana nasib Pilkada Buton 2017 yang melahirkan Samsu Umar Abdul Samiun-La Bakry sebagai Bupati dan Wakil Buton terpilih periode 2017-2022 akhirnya terjawab. Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan, Umar Samiun tetap akan dilantik sebagai Bupati Buton, pada Agustus mendatang atau bertepatan dengan akhir masa jabatan periode pertama pasangan Umar-Bakry.

Pelantikan Umar-Bakry ini bersamaan dengan pelantikan Nur Rahman-Abbas sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Utara. Bedanya, jika Kolut digelar di Sultra, maka Buton akan digelar di Jakarta karena Umar Samiun masih ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Kami sudah konsultasi juga dengan KPK terkait masalah ini,” kata Direktorat Jendral Otonomi Daerah Kemendagri, Soni Soemarsono, kemarin.

Kata Soni, pelantikan serentak tahap dua akan dilakukan 22 Agustus. Di Sultra ada Kolaka Utara dan Buton yang masuk dalam kelompok ini. Surat Keputusan (SK) Mendagri soal pelantikan untuk dua daerah itu sudah diterbitkan. Jadi tinggal menunggu jadwal pelantikan saja.

Sebenarnya, bupati/walikota harus dilantik di daerah. Hanya saja, khusus Buton yang kepala daerah terpilihnya ditahan di Jakarta maka akan dilantik di Jakarta. Apalagi KPK hanya memberikan waktu dua jam untuk melantik bupati Buton terpilih. “Jadi karena waktu terbatas, jadi tidak mungkin kita mau terbang ke sana (Sultra),” ujarnya saat ditemui di sela-sela penyerahan SK Plt gubernur Sultra kepada Saleh Lasata, kemarin.

Ia mengatakan sebenarnya pelantikan bupati Buton dilakukan bersama dengan daerah lain pada 22 Agustus. Hanya saja, karena situasi khusus maka tidak menutup kemungkinan pelantikannya dilakukan lebih cepat dari daerah lain yang masuk pelantikan tahap dua. Lagipula orang yang melantik sama yakni Plt gubernur Sultra. “Kan pelantikan tahap dua pada 22 Agustus. Jadi mungkin kita lebih cepat Mungkin 19 Agustus,” kata mantan Plt gubernur DKI itu.

Sementara itu,  Plt Gubernur Sultra Saleh Lasata mengatakan pihaknya telah menyiapkan segala proses pelantikan kepala daerah terpilih pada Pilkada 2017. Di Sultra ada tiga daerah yang menunggu pelantikan yakni Kabupaten Kolaka Utara, Buton dan Bombana. Rencananya bupati terpilih di tiga daerah itu akan dilantik 22 Agustus. Namun Bombana belum bisa dilantik sebab masih harus menyelesaikan sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi.

Adapun untuk pemenang pilkada Buton katanya pelantikannya akan di mediasi oleh Kemendagri mengingat bupati terpilih sedang ditahan KPK untuk menjalani proses hukum. “Tadi kami sudah konsultasi dengan Dirjen Otda, nanti pelantikannya di mediasi oleh Mendagri. Jadi rencananya akan dilantik di Kemendagri. Kami yang lantik,” katanya. (dan)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top