Jaga Inflasi, DPD Beri Kementan Empat Catatan – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
Ekonomi & Bisnis

Jaga Inflasi, DPD Beri Kementan Empat Catatan

Foto Jawa Pos
Raker Menteri Pertanian dengan Dewan Perwakilan Daerah di gedung DPD Jakarta, Rabu (5/7) lalu.

kendaripos.fajar.co.id — Salah satu pemicu inflasi adalah kenaikan harga pangan. Karena itu, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dalam rapat kerja (raker) dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan agar mampu menjaga nilai inflasi. DPD memberi apresiasi atas prestasi pertanian di bawah komando Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terkait hasil kajian The Economiest Intelligen Unit (EIU) yang menempatkan sektor pertanian Indonesia masuk peringkat 25 besar dunia.

Ketua Komisi II DPD RI, Parlindungan Purba menegaskan agar lebih meningkatkan ketahanan pangan nasional khususnya di DKI Jakarta, Parlindungan berharap angka inflasi dapat dijaga. Catatan Badan Pusat Statistik (BPS) angka inflasi di bulan Juni adalah 0,69 yang dipicu sejumlah faktor di antaranya harga pangan dan tarif listrik. Kementan diminta fokus pada empat hal. Pertama, harus menjaga inflasi di DKI Jakarta yang merupakan baromoter nasional. Kedua, ketahanan pangan harus terus ditingkatkan karena berpengaruh signifikan terhadap stabilitas negara.

Ketiga, kondisi ketahanan pangan perlu dikembangan terus walaupun saat ini Indonesia meraih peringkat indeks ketahanan pangan ke-71 dari 113 negara dan masuk 25 besar dunia akan indek keberlanjutan pangan dunia. Keempat, Kementan agar terus mengembangkan pangan terus khususnya untuk menjamin kebutuhan pangan di ibu kota Jakarta. “Tentunya inflasi harus dijaga khususnya di Jakarta sebagai barometer. Namun secara keseluruhan, torehan positif dari lembaga internasional tersebut membanggakan Indonesia. Hal ini diperoleh dari berbagai capaian implementasi program terobosan pembangunan pertanian yang dijalankan Kementan,” katanya dalam keterangan tertulis Kementan, Rabu (5/7) lalu.

Berdasarkan hasil riset EIU dan Barilla Center for Food and Nutrition (BCFN) Foundation tentang Indeks Keberlanjutan Pangan (Food Sustainability Index/FSI), sektor pertanian Indonesia masuk 25 besar dunia. Secara keseluruhan, Indonesia berada di peringkat 21 dengan skor 50,77 setelah Brasil serta berada di atas Uni Emirat Arab, Mesir, Arab Saudi, dan India. Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara atau Asean yang sukses menembus 25 besar. (jpg)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top