Cuaca Tidak Menentu, Nelayan Takut Melaut – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Konawe Utara

Cuaca Tidak Menentu, Nelayan Takut Melaut

kendaripos.fajar.co.id — Nelayan di Desa Pekaroa, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara (Konut) hingga kini belum berani melaut akibat anomali cuaca yang melanda beberapa bulan terakhir ini. “Ini masih angin timur sejak bulan Mei hingga Juli. Sekarang mau peralihan ke angin barat. Kalau masa peralihan cuaca ini kondisi di laut tidak stabil dan demi keselamatan, kami enggan melaut dulu sampai cuaca membaik,” kata nelayan asal Desa Pekaroa, Anas yang ditemui, Rabu (5/7).

Ia mengaku, ketinggian gelombang laut antara satu hingga dua meter, meski di teluk sepintas terlihat tenang. “Tapi coba perhatikan pecahan gelombang yang mengeluarkan buih keputihan. Itu tandanya gelombang di laut lepas sedang tinggi,” jelasnya. Untuk menyambung hidup, nelayan terpaksa mencari ikan di wilayah pesisir laut Desa Pekaroa. Hasilnya memang tak sesuai harapan. “Jaringnya ini sepanjang 100 meter lebih. Ya, kalau hasil tidak akan memuaskan kalau menangkap ikan hanya di pinggiran pantai,”ujarnya.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Pekaroa, Kecamatan Sawa, Nurianto mengatakan musim angin timur membuat penghasilan nelayan mengalami penurunan drastis. Tetapi ada juga nelayan yang masih melaut meski kondisi cuaca ekstrem. Tapi itupun hanya beberapa nelayan saja. “Cuaca akan stabil nanti bulan depan. Faktor cuaca (musim timur) seperti ini jadi penyebab penurunan penghasilan. Kalau musim seperti ini warga lebih cenderung bercocok tanam atau menjadi pengolah batu tambang galian C,” ujar Nurianto. (b/min)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top