Soal Illegal Logging, Bupati Harus Tegas – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Buton Utara

Soal Illegal Logging, Bupati Harus Tegas

Lokasi penampungan kayu diduga hasil pembalakan liar di Kecamatan Kambowa, Kabupaten Buton Utara. HADRIAN INDRA MAPA/KENDARI POS

kendaripos.fajar.co.id — Praktik pembalakan liar di Kabupaten Buton Utara (Butur) masih marak terjadi. Ribuan kayu tanpa dokumen sah diperjualbelikan secara terang-terangan. Sayangnya, penindakan pelaku illegal logging sangat minim dilakukan aparat penegak hukum dan pemerintah, bahkan terkesan dilindungi. Bupati Buton Utara, Abu Hasan pun ditantang dapat turun tangan memberantas pelaku pembalakan liar yang merambah kekayaan hutan dengan cara ilegal tersebut. Jika terus dibiarkan bencana akan melanda Butur saat musim hujan datang.

Desakan agar bupati melakukan pemberantasan pembalakan liar itu datang Masyarakat Peduli Kawasan Hutan Lindung (MPKHL) Butur. Lembaga tersebut menuding pemerintah kabupaten apatis dalam upaya pemberantasan pembalakan liar yang kian meresahkan. Ketua MPKHL Butur, Agung mempertanyakan keseriusan pemerintah. Ia menuding, tak ada kebijakan dan aturan yang diterbitkan Pemkab Butur dalam mendukung upaya penyalamatan hutan dari tangan pelaku pembalakan liar. “Minimal dengan berinisiatif menggandeng penegak hukum melakukan patroli menangkap para pelaku illegal logging. Hutan dirambah secara terang-terangan dan ribuan kayu diperjualbelikan secara ilegal. ,” tuding Agung, Selasa (4/7).

Alumni Universitas Halu Oleo ini menambahkan, untuk memberantas pelaku illegal logging harus melibatkan semua pihak. Terutama, pemerintah daerah harus pro aktif menyelamatkan kekayaan hutan yang mulai dirusak. “Bupati Buton Utara, Abu Hasan harus serius dan tegas memberantas praktik pembalakan liar. Jika terus dibiarkan, Butur akan menjadi langganan banjir, karena hutan mulai gundul,” tegasnya.

Desakan serupa juga disuarakan Ketua Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Kecamatan Kambowa, Endi Pamaran. Ia meminta pemerintah membentuk tim terpadu dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat terutama penegak hukum untuk melakukan pengawasan hutan. Aparat Polda Sultra coba turun ke Butur menangkap para pelaku illegal lgoging. Ini harus menjadi perhatian serius penegak hukum,” tantangnya.

Sementara itu, Bupati Butur, Abu Hasan mengaku, telah melakukan langkah persuasif dengan mengimbau warga agar tak melakukan pembalakan liar. Kendati demikian, mantan Karohumas Pemprov Sultra itu, masih enggan memberikan komentar lebih jauh terkait kondisi kerusakan hutan di Butur saat ini. “Pembalakan liar merupakan tindakan melanggar undang-undang dan harus diberantas secara tegas,” ujar Abu Hasan. (b/had)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top