Strict Standards: Redefining already defined constructor for class Popular_Posts_Tabbed_Widget_Jetpack in /home/kendaripos/public_html/wp-content/plugins/popular-posts-tab-widget-for-jetpack/popular-posts-tab-widget-for-jetpack.php on line 61
Kinerja Disdukcapil Konkep Diprotes Warga – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Konawe Kepulauan

Kinerja Disdukcapil Konkep Diprotes Warga

Seorang warga (tengah) saat menyampaikan keluhannya terkait pelayanan di Disdukcapil pada Anggota DPRD Konkep, Mustaman (kanan). MURSALIN/KENDARI POS

kendaripos.fajar.co.id — Kinerja aparatur di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) mendapat sorotan. Pelayanan pada instansi tersebtu dianggap lamban sehingga banyak warga yang hendak mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP) ataupun surat keterangan (Suket) harus menanti lama.

“Sudah lama saya urus ini Suket tapi belum kelar-kelar juga. Katanya habis kertas, alasan berikutnya, kepala dinasnya sakit,” keluh Donboskorusmin warga Kecamatan Wawonii Tengah saat ditemui di depan kantor Disdukcapil, Selasa (4/7). Di tempat yang sama, anggota DPRD Konkep dari Fraksi PKB, Mustaman menyayangkan alasan pegawai Disdukcapil tersebut. Menurutnya, tidak ada alasan bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tak memiliki alat tulis kantor (ATK). Karena itu sudah dianggarkan.

“Masa Dukcapil tidak ada ATK. Itu semua sudah dianggarkan. Kasihan warga harus menunggu dan bolak balik urus Suket KTP hanya karena tidak ada kertas,” sindir Mustaman, kemarin. Ia juga bingung dengan kondisi yang ada. Sebab selain karena tak ada ATK, Suket yang sudah ada juga belum ditandatangani, dengan alasan Kadisdukcapil sedang sakit. “Kalau 10 tahun Kadisnya sakit, 10 tahun juga baru bisa dikeluarkan Suket KTP. Kasihan warga yang mengurus untuk urusan penting. Harusnya Kadis beri mandat pada sekretaris atau kepala bidang untuk menandatangani Suket yang sudah ada itu,” saran Mustaman.

Dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Konkep, Wisma Agus mengakui jika ATK di instansinya sudah habis. “Kami sudah sampaikan pada bendahara. Hanya sampai saat ini dia belum masuk,” jelas Wisna Agus. Dirinya juga mengakui bahwa Suket yang sudah ada belum ditanda tangani. Namun pihaknya tak mendapat mandat untuk menandatangani surat tersebut. (b/san)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top