Gubernur Sultra Janji Tambah Anggaran Perbaikan Jalan dan Jembatan – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Sulawesi Tenggara

Gubernur Sultra Janji Tambah Anggaran Perbaikan Jalan dan Jembatan

H. Nur Alam

kendaripos.fajar.co.id — Dana pemeliharan jalan dan jembatan serta dana kontigensi yang dialokasikan Pemprov Sultra tahun 2017 telah habis digunakan sebelum akhir tahun. Penyebabnya, dana tersebut digunakan untuk menangani dampak bencana banjir yang terjadi hampir di seluruh kabupaten dan kota di Sultra. Dana tersebut digunakan untuk mengatasi kerusakan jalan dan jembatan akibat bencana banjir. Praktis, Pemprov tak punya anggaran untuk hal-hal tak terduga seperti bencana.

Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Sultra Nur Alam berjanji akan menambah pos anggaran untuk penanganan kerusakan jalan dan jembatan. Diakuinya, meski uang yang dikelola pemerintah seluruhnya adalah uang rakyat atau uang negara namun pemanfaatannya tetap tidak boleh mengabaikan mekanisme hukum dan tata kelola keuangan. Kaitannya dengan dana perbaikan jalan itu dijelaskan Nur Alam jika kondisi kas telah habis maka mau tidak mau pihaknya harus kembali mengalokasikannya di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P).

“Saat bencana, kita memang ingin segera mengambil langkah cepat dengan memberi pertolongan pada korban dan memperbaiki kerusakan. Kita punya dana untuk itu, namanya dana kontigensi. Tapi kalau itu tidak cukup, ini lembaga ada mekanismenya, jadi harus melewati proses pengusulan lagi, makanya saya sudah instruksikan pada Dinas PU supaya difungsikan saja dulu kalau ada kerusakan. Nanti ada anggaran lagi baru kita bangun kembali, masyarakat harus pahami itu,” jelas Gubernur Sultra dua periode itu, kemarin.

Ia menyebutkan akan ada sisa lebih pembiayaan anggaran tahun terjalan (Silpa) dari APBD reguler dan akan masuk menjadi penerimaan pada APBD-P. Berapa pun jumlahnya dana saving itu tetap belum bisa diplotkan sebelum mendapat persetujuan DPRD melalui pembahasam rumusan raperda APBD-P itu nantinya. “Tergantung juga usulan yang masuk dan kesamaan persepsi mana program yang prioritas,” ujar Nur Alam.

Hanya saja ia memastikan jika jalan dan jembatan akan mendapat tambahan anggaran. “Kalau jalan dan jembatan tetap kita alokasikan lagi. Berapa jumlahnya ? Nanti dilihat kondisi keuangan kita, itu prioritas bagi saya,” janjinya.

Sebelumnya, Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra, Rundubeli Hasan mengaku awalnya dia memiliki persediaan dana Rp 4 miliar untuk pemeliharaan jalan dan jembatan. Namun ada banyak titik yang harus ditangani belakangan ini. Sehingga untuk memperbaiki seluruh infrastruktur yagn rusak pihaknya butuh
anggaran minimal Rp 4 miliar lagi. (ely/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top