Putusan Kasasi Jaksa Terkait Vonis Bebas Aswad Tunggu Dua Tahun – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Putusan Kasasi Jaksa Terkait Vonis Bebas Aswad Tunggu Dua Tahun

Mantan Bupati Konut, Aswad Sulaiman, saat divonis bebas hakim PN Kendari. Foto : Angga/Kendari Pos

kendaripos.fajar.co.id — Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kendari menjatuhkan vonis bebas kepada mantan Bupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman. Jaksa penuntut umum (JPU) mengajukan memori kasasi ke Mahkamah Agung (MA) atas putusan perkara dugaan korupsi pembangunan kantor Bupati Konut tersebut. Kini, jalan panjang putusan kasasi membentang. Butuh waktu lama menanti putusan tersebut.

Pihak pengadilan memprediksi putusan Kasasi yang dikeluarkan MA bisa sampai dua tahun, untuk mendapatkan jawaban apakah kasasi tersebut diterima atau tidak. Humas PN Kendari, Klik Trimargo, SH,MH menjelaskan memori kasasi JPU berdasarkan surat akta permohonan kasasi nomor :02/Akta.Pid.Sus-TPK/2017/PN. Kdi tanggal 18 April 2017 telah dikirim ke MA. PN Kendari tinggal menunggu balasan permohonan kasasi tersebut dari MA.

“Setelah kami menerima kasasi dari JPU ke MA, kami kemudian mengirimkan memori kasasi tersebut kepada MA. Waktu yang paling cepat MA menerima dan memberikan penomoran bahwa kasasi tersebut sudah diterima itu tiga bulan, bahkan paling lama enam bulan memang lama karena yang dilayani itu seluruh Indonesia,” ujar Klik Trimargo di ruang kerjanya, Senin (3/7).

Klik Trimargo menambahkan setelah MA memberikan penomoran terhadap kasasi yang dikirimkan lalu diberikan kepada PN Kendari, sebagai pemberitahuan bahwa kasasi tersebut telah diterima dan segera akan dipelajari. “Setelah kasasi ada nomor perkaranya, berarti berkas tersebut akan dipelajari oleh pihak MA,” ungkapnya.

Waktu paling cepat putusan kasasi itu turun setelah berkas diterima adalah satu tahun bahkan bisa mencapai dua tahun. Karena pihak MA akan mempelajari kasasi yang dilayangkan secara detail, lalu memberikan hasilnya dalam bentuk putusan. “Memang lama waktunya sudah seperti itu, sekali lagi MA itu menangani kasus seluruh Indonesia jadi banyak kasus yang harus dipelajari oleh mereka,” tutupnya. (kmr/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top