Lima Warga Sulsel Pengedar Upal di Kolut Ditetapkan Tersangka, Polisi Buru Pelaku Utama – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Hukum & Kriminal

Lima Warga Sulsel Pengedar Upal di Kolut Ditetapkan Tersangka, Polisi Buru Pelaku Utama

Para tersangka pengedar upal di Kolut.

KENDARIPOS. CO. ID — Polres Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mendalami penangkapan enam warga Sulawesi Selatan (Sulsel) yang mengedarkan uang palsu (upal) di Kolut. Saat ini berdasarkan hasil pengembangan lima orang masing – masing Andi Jalang, Supriadi, Anca, Arifin, Rusdang dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara satu lainnya Supri wajib lapor karena saat penggeledahan tidak terbukti memiliki upal palsu.

Kapolres Kolut AKBP Juli Eko Prihartono SIK, didampingi Wakapolres Kompol Silas Boroh, S. Sos dan Kasat Reskrim AKP Mohammad Salman, SH,. SIK, Senin (3/7) menjelaskan, pelaku telah membelanjakan beberapa lembaran upal di beberapa tempat dalam perjalanannya dari Sulsel menuju Kolut. “Yang paling banyak pegang uang yakni Andi Jalang (40),” ujar Kapolres.

Pecahan upal yang berhasil diamankan dari lima tersangka setelah diamati terbagi atas dua jenis cetakan dengan yang berbeda. Diduga barang itu dibuat atau bersumber dari dua pihak yang berlainan.

“Kita masih mencari satu orang lainnya yang disebut sebagai pemilik barang imitasi tersebut,” sambung Kapolres.

Kapolres Kolut AKBP Juli Eko Prihartono SIK, didampingi Wakapolres Kompol Silas Boroh, S. Sos dan Kasat Reskrim AKP Mohammad Salman, SH,. SIK, memperlihatkan barang bukti upal.

Dari barang bukti lain yang dikumpulkan, dua orang diantaranya yakni Supriadi (25) tercatat sebagai anggota Badan Peserta Hukum Untuk Negara dan Masyarakat Diluar dan Dalam Pengadilan Presedium Pusat Reclassering Indonesia dan Andi Jalang (40) memiliki kartu pers Lintas Sulawesi Media Grup dan diketahui medianya juga beredar di Kolut.

Tidak hanya itu, kendaraan yang mereka gunakan juga tertera nama media tersebut. Sedangkan tiga orang lainnya yaitu Rusdang (39), Anca dan M. Arifin hanya warga biasa.(rus)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top