Minim Hasilkan PAD, Kepala SKPD di Buton Utara Terancam – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Buton Utara

Minim Hasilkan PAD, Kepala SKPD di Buton Utara Terancam

Abu Hasan

kendaripos.fajar.co.id — Kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Buton Utara (Butur) dalam menghasilkan pendapatan asli daerah (PAD) tahun ini sebesar Rp 12 miliar, belum memenuhi  harapan. Hingga Juli ini, total PAD Butur baru menyentuh angka Rp 1 miliar lebih. Bupati Butur, Abu Hasan pun tak dapat menyembunyikan kekecewaannya atas kerja bawahannya itu.

Mantan Karohumas Pemprov Sultra tersebut mengaku tengah mengevaluasi kinerja seluruh kepala organisasi perangkat daerah. Ia memperingatkan, tak segan mencopot kepala SKPD berkinerja buruk dan tak loyal pada pimpinan.  “Saya sudah kumpulkan semua kepala SKPD untuk duduk bersama melaporkan setoran PAD. Hasilnya, jauh dari harapan. Padahal, target PAD Butur tahun ini hanya  Rp 12 miliar. Jika dibandingkan dengan daerah lain, angka tersebut sangat kecil. Namun yang tercapai justru baru menyentuh angka Rp 1 miliar lebih. Ini sangat memprihatinkan,” geram Abu Hasan.

Mantan Kadis Pemuda dan Olahraga Butur ini memperingatkan kepala SKPD yang masih berstatus pelaksana tugas (Plt) agar tak berharap didefinitifkan jika sumbangsihnya  dalam menghasilkan PAD, rendah.

Abu Hasan menambahkan, selain kinerja kepala dinas kurang maksimal, kesadaran masyarakat Butur menunaikan kewajiban membayar pajak bumi dan bangunan masih sangat minim. Dari 78 desa di Butur, yang baru menunaikan kewajibannya membayar PBB baru 12 desa. Jika dinominalkan, masih ada ratusan juta uang belum masuk di kas daerah. Langkah penuntasan masalah ini telah ditempuh. “Saya telah mengumpulkan seluruh kepala desa. Diperintahkan  agar segera menagih warga yang belum membayar PBB sehingga pendapatan asli daerah bertambah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah Butur, Tasir mengungkapkan, progres penerimaan PAD sebenarnya mulai meningkat, meski tak signifikan. Jika awalnya Rp 800 juta kini telah menyentuh angka Rp 1 miliar. Kendati demikian, mantan Kepala BPMD Butur ini tak menampik, dari target PAD sebesar Rp 12 miliar yang terealisasi baru 12 persen. “Sektor yang bisa menghasilkan PAD harus ditingkatkan,” katanya. (c/had)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top