Edar Uang Palsu di Kolut, Enam Warga Sulsel Diringkus – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Hukum & Kriminal

Edar Uang Palsu di Kolut, Enam Warga Sulsel Diringkus

Para pelaku warga Sulsel yang berhasil diringkus setelah mengedarkan uang palsu di Kolut. (Foto Muh Rusli : Kendari Pos). 

KENDARIPOS. CO. ID — Enam warga Sulawesi Selatan (Sulsel) pengedar uang palsu diringkus jajaran Kepolisian Resort (Polres) Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kasat Reskrim Polres Kolut, AKP Mohammad Salman, SH, SIK dikonfirmasi Minggu (2/7) menjelaskan, lima diantara pelaku beralamat Kabupaten Bone masing-masing Andi Jalang (40) warga Palakka, Sumardi (37) dan Rusdang (39) alamat Mare, Supriadi (25) dari Cendrana, Anca (37) dari Lempu. Kemudian seorang lainnya yakni M. Arifin (47) diketahui warga Bone-bone, Luwu Timur (Lutim).

“Mereka satu rombongan menggunakan dua mobil Agya putih bernopol DW 1421 AM dan Suzuki merah DD 8316 AJ,” ujar Salman.

Kata dia, upal tersebut terbongkar setelah dipakai berbelanja. Saat itu satu pelaku membeli rokok di kios milik Andi Mahar (43) di sekitaran SPBU Lasusua, Kolut Selasa (27/6) pukul 21.00 Wita. Pelaku menggunakan pecahan Rp 10 ribu dan Rp 50 ribu. Sesaat setelah pelaku berlalu, Mahar merasa aneh saat meraba uang tersebut dan menerawang tanpa ada gambar pahlawan sebagaimana aslinya.

Hal itu langsung dilaporkan kepihak berwajib. Para pelaku kemudian dihentikan aparat di Polpam Ramadania di Kecamatan Rante Angin yang sedang bertugas mengamankan arus balik.

“Mereka kemudian digeledah. Dan memang ditemukan uang palsu,” jelasnya.

Uang palsu yang diedarkan ke masyarakat. 

Barang bukti yang ditemukan kata Salman, Rp 41.540.000 upal dengan rincian 10 lembar pecahan Rp 100 ribu, 770 lembar Rp 50 ribu lalu 68 lembar Rp 20 dan 17 lembar Rp 10 ribu.

“Sebagian telah dibelanjakan dalam perjalanan dan hendak menuju Kolaka sebelum berakhir di sel tahanan,” beber Salman.

Kata Salman, para pelaku dikenakan Pasal 36 Junto 26 KUHP tentang pemalsuan dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (Rusli)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top