Pilkada Bombana Diputus Setelah Lebaran, Besok KPU Lapor Hasil PSU ke MK – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Politik

Pilkada Bombana Diputus Setelah Lebaran, Besok KPU Lapor Hasil PSU ke MK

kendaripos.fajar.co.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bombana telah menggelar pemungutan suara ulang (PSU) di tujuh tempat pemungutan suara (TPS) sesuai dengan perintah Mahkamah Konstitusi (MK). Pasangan calon bupati dan wakil bupati Bombana Tafdil-Jonan masih unggul dari duet Kasra Jaru Munara-Man Arfa berdasarkan perolehan hasilperhitungan suara. Laporan hasil PSU tersebut rencananya akan dimasukan ke Mahkamah Konstitusi (MK), Besok (22/6).

Juru Bicara MK, Fajar Laksono mengungkapkan, pihaknya belum menerima laporan hasil PSU Bombana. Tapi hal itu bukan masalah karena memang sesuai ketentuan, MK memberi waktu hingga Kamis (22/6) untuk dilaporkan hasilnya. “Sekarang belum ada laporan PSU Bombana yang masuk di MK. Tapi kan ada ketentuan batas waktunya, kami tunggu saja laporan tersebut dari penyelenggaranya,” kata Fajar, Selasa (20/6).

Ia mengatakan, MK belum mengagendakan jadwal sidang daerah-daerah yang menggelar PSU atas putusan sidang sengketa Pilkada. Kemungkinan sidang baru dijadwalkan nanti setelah lebaran. “Setelah lebaran baru dijadwalkan lagi,” ujarnya.

Fajar tidak bisa memastikan apakah nantinya putusan hasil PSU melalui sidang atau hakim langsung mengeluarkan putusan setelah melihat laporan KPU. Sebab laporan KPU, kata dia akan diteliti dulu oleh hakim. Apabila laporan sesuai dengan perintah hakim, kata dia bisa jadi langsung ditetapkan siapa yang memenangkan Pilkada.Tapi manakala masih ada persoalan yang dianggap belum tuntas, maka akan dibuka persidangan lagi.

“Kalau ada persoalan, sidang akan dibuka lagi. Lagipula proses penyelesaian sengketa Pilkada, masih punya waktu. Kalau tidak salah ingat sengketa Pilkada di MK, paling lambat diselesaikan 19 Juli mendatang,” katanya.

Mengenai agenda apa yang akan dilakukan MK bila laporan KPU sudah masuk, kata dia nanti akan dipublis. Semua informasi terbaru akan disampaikan ke masyarakat. Ia berharap apapun nanti yang menjadi putusan MK agar dapat diterima semua pihak. Apalagi putusan dikeluarkan melalui rapat musyawarah hakim setelah melihat dokumen dan bukti yang telah diteliti.

Sebelumnya, Komisioner KPU Bombana, Ashar mengatakan, sesuai rencana, hasil pleno KPU ini akan di bawa ke MK, 22 Juni, besok. Sebelum diserahkan ke MK, pihaknya terlebih dulu lakukan konsultasi ke KPU provinsi dan KPU RI. “Untuk di setor di MK, kami diberi waktu 15 hari, pasca digelarnya pleno. Jadi waktunya paling lambat 22 Juni,” katanya.

Setelah dilaporkan di MK, KPU tinggal menunggu jadwal sidang yang akan digelar untuk memutuskan hasil pilkada Bombana. Olehnya itu, kepada semua pasangan calon dan simpatisan serta masyarakat Bombana diminta bersabar menunggu putusan MK. Ketua KPU Kabupaten Bombana Arisman mengatakan, meski hasil PSU sudah diselenggarakan dan telah di plenokan di tingkat PPK, namun pihaknya tidak bisa menentukan siapa pemenang di Pilkada Bombana. Pihaknya sambung Arisman hanya menyelenggarakan perintah Mahkamah Konstitusi (MK) dan hasil dari perintah MK ini akan dikembalikan ke MK untuk diputuskan siapa pemenangnya.

Hasil pleno KPU dari PSU Bombana tujuh TPS, pasangan Tafdil-Johan memimpin dengan torehan 1.406 suara. Rivalnya, Kasra Munara-Man Arfa meraih 1.106 suara atau selisih 30 suara dengan H.Tafdil-Johan Salim. (b/dan/nur)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top