Disepakati Rp 25,8 Miliar, DPRD Kota Baubau : Anggaran Pilwali Belum Final – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Politik

Disepakati Rp 25,8 Miliar, DPRD Kota Baubau : Anggaran Pilwali Belum Final

Ilustrasi

kendaripos.fajar.co.id — Rincian kebutuhan anggaran sementara pelaksanaan Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Kota Baubau telah ditetapkan. Meski belum final, namun Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Baubau telah menyepakati total anggaran Pilwali sebesar Rp 25,8 miliar. “Setelah kita membahas kebutuhan anggaran Pilwali bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkot Baubau, kita menyepakati anggaran Pilwali sebesar Rp 25,8 miliar. Nominal anggaran tersebut kita peroleh dan kita tetapkan setelah memaksimalkan seluruh item pembiayaan,” kata Ketua KPU Kota Baubau, Dian Anggraini saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya.

Namun, lanjut dia, hasil kesepakatan kebutuhan anggaran bersama Pemkot itu belum final. Pasalnya, keputusan penetapan total biaya Pilwali Kota Baubau 2018 mendatang, belum melibatkan pendapat dan kajian dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Baubau. Sehingga, anggaran Rp 25,8 tersebut masiH akan ditelaah secara detail oleh para legislator. “Kita tinggal menunggu hasil kajian dan ketuk palu dari DPRD. Nanti setelah ada finalisasi dari dewan, barulah kita lakukan penandatanganan nota perjanjian hibah daerah (NPHD),” terangnya.

Lalu, bagaima jika DPRD melakukan pemangkasan anggaran? Mengenai hal tersebut, wanita berhijab itu mengaku belum bisa memberikan jawaban secara pasti. “Kita belum tahu. Bagaimana pertimbanganya, semua tergantung DPRD. Yang jelas, bahwa semua hasil rasionalisasi anggaran bersama Pemkot telah kita presentasekan sesuai dengan hitungan-hitunganya. Bahkan rinciannya telah mereka terima,” ucapnya.

Ia menambahkan, jika mengacu pada Pilwali 2012 silam, memang nominal angaran Pilwali yang ditetapkan sementara bersama Pemkot, jauh lebih besar. Namun semua itu dinilainya rasional. “Kalau sebelumnya (2012) anggaranya sekitar Rp 11,2 miliar. Nah, berbeda dengan Pilwali 2018 mendatang, tentu lebih besar. Karena ada banyak perubahan regulasi dan ketentuan keuangan,” tandasnya.

Ditemui terpisah, Asisten I Sekeratariat Kota Baubau, La Ode Aswad membenarkan hal itu. Bahwa, Rp 25,8 miliar kebutuhan anggaran Pilwali bersifat sementara. “Iya, itu belum paten. Semua masih akan kita kaji bersama DPRD. Apakah nantinya akan bertambah atau justru dikurangi, kita belum tahu,” katanya.

“Makanya, dari anggaran sementara tersebut, masih ada kemungkinan untuk dilakukan amandemen. Apa lagi, total dana Rp 25,8 miliar itu belum terhitung dengan anggaran Pemungutan Suara Ulang (PSU),” tambah La Ode Aswad.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kota Baubau, La Ode Murhanto menuturkan, sampai saat ini pihaknya belum menentukan kepastian terhadap anggaran Pilwali tersebut. Pasalnya, dewan masih mempelajari seluruh rinciannya dengan seksama. “Penjelasan dan rincian setiap item penggunaan anggaran memang telah kami terima dari KPU. Namun, tetap saja kita membutuhkan waktu untuk mengkaji semuanya. Karena harus ada rasionalisasi. Artinya dana yang telah disetujui belum final,” ungkapnya.

Makanya, dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan konsultasi ke KPU Provinsi. “Dalam satu dua hari ini kita akan ke Kendari menemui KPU Sultra untuk berkonsultasi terkait anggaran Pilwali. Setelah itu, barulah kita tentukan, apakah mengalami kenaikan atau justru kita pangkas,” pungkasnya. (ahi/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top