Besok, Jabatan Rusda Mahmud Berakhir, Sekab jadi Plh Bupati – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Kolaka Utara

Besok, Jabatan Rusda Mahmud Berakhir, Sekab jadi Plh Bupati

Rusda Mahmud Bersalaman dengan seorang warga. Foto : Rusli/Kendari Pos.

kendaripos.fajar.co.id — Jabatan Rusda Mahmud dan Bobby Alimuddin Page sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Utara akan berakhir besok, 18 Juni 2017. Sementara pelantikan bupati terpilih Nur Rahman-H.Abbas baru akan digelar 25 Juli mendatang sesuai dengan jadwal yang disusun oleh Kementrian dalam negeri. Praktis, dalam rentan waktu 19 Juni hingga 24 Juli akan terjadi kekosongan pemimpin di daerah yang mekar dari Kolaka itu.

Dikonfirmasi masalah itu gubenur Sultra, Nur Alam mengaku belum mengetahui bagaimana kelanjutan proses pemerintahan di Kolut karena sampai sore kemarin ia belum mendapat instruksi Mendagri. “Saya masih menunggu juga instruksi (Mendagri), karena prinsipnya saya hanya menjalankan tugas yang diamanahkan,” katanya.

Gubernur mengaku, jika diinstruksikan untuk melantik Sekretaris Kabupaten (Sekab) menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kolut, maka dirinya akan melakukan itu. Demikian juga bila diperintahkan untuk langsung melantik bupati terpilih. “Kalau saya diperintahkan untuk lantik sekdanya sebagai Plt, saya akan lantik. Bisa juga saya lantik bupati terpilih karena usulan saya sudah masuk di Kemendagri, saya siap apapun itu yang diinstruksikan, tapi sampai saat (sore kemarin) ini belum ada perintah apapun,” paparnya saat ditemui di Gedung DPRD Sultra.

Sepekan lalu, sebenarnya Direktur Jendral Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Soni Soemarsono kepada Kendari Pos pernah memberi gambaran soal Kolut. Katanya,  ketika masa jabatan bupati telah berakhir lantas bupati terpilih belum dilantik maka Sekab akan menjabat sebagai pelaksana harian (Plh) bupati. Jadi tidak perlu ada  pelaksana tugas (Plt) bupati.

Menurutnya, Plt tidak perlu ada karena tenggang waktu pelantikan bupati terpilih juga tidak begitu jauh. Lagipula Sekab juga bisa melaksanakan tugas-tugas bupati sambil menunggu pelantikan bupati definitif. Ia mengatakan sejauh in segala urusan administrasi mengenai pelantikan bupati dan walikota di berbagai daerah tengah diproses.

Yang tentunya, mereka yang akan dilantik  disesuaikan dengan berakhirnya masa jabatan kepala daerah yang sedang menjabat. “Kan masih ada pelantikan tahap tiga. Jadi kalau jabatan kepala daerah berakhir setelah pelantikan tahap dua nanti, maka mengikut pelantikan tahap tiga,” katanya. (Rusli)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top