Innalillah…Polisi Tembak Mati Nelayan di Muna – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Hukum & Kriminal

Innalillah…Polisi Tembak Mati Nelayan di Muna

Korban tembak mati yang dilakukan petugas di Muna.

kendaripos.fajar.co.id — Kasus penembakan oleh oknum polisi kembali terjadi. Kali ini dilakukan Brigadir A, polisi yang bertugas di Polsek Tampo, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sang Brigadir menembak mati seorang warga Tampo, La Ode Sifu (43), yang bekerja sebagai nelayan. Kuat dugaan hal ini disebabkan persoalan transaksi Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal.

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, penembakan yang dilakukan anggotanya hingga menghilangkan nyawa warga terjadi Jumat (16/6/2017) dini hari.

Kejadiannya itu bermula ketika ada informasi transaksi BBM ilegal. Lalu, Aparat Polsek Tampo yang lagi bertugas segera menindaklanjuti. Dan benar saat tiba dilokasi aparat melihat ada perahu yang menempel disamping kiri kapal Feri. Disitu, anggota langsung berusaha menghentikan dan memberi tembakan peringatan, bahkan sampai tiga kali.

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga.

“Namun korban berusaha melarikan diri menggunakan perahu. Sehingga terjadi penembakan yang dilakukan Brigadir A,” jelas Kapolres, Jumat (16/6)

Kata Agung, pelaku telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Jika penembakan dilakukan tidak sesuai prosedur maka sanksi pemecatan bakal dilakukan.

Namun pihaknya masih menunggu hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) termasuk pemeriksaan saksi yang melihat secara langsung. “Termasuk  barang bukti,” katanya.

Sementara itu, dr Mauluddin yang bertugas di RS Bhayangkara menjelaskan terdapat luka pada bagian punggung kiri. “Ada luka akibat timah panas yang bersarang di rongga dada tepat sebelah kiri,” ucap Mauluddin. (ery)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top