8 Manfaat Madu bagi Kesehatan dan Kecantikan – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Kesehatan

8 Manfaat Madu bagi Kesehatan dan Kecantikan

kendaripos.fajar.co.id Madu dikenal sebagai makanan yang memiliki banyak manfaat dan khasiat yang melimpah untuk kesehatan maupun kecantikan.

Bahkan banyak orang yang telah memanfaatkan madu sebagai bahan alami perawatan maupun obat alami untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Madu merupakan sumber gula alami seperti fruktosa dan glukosa bersama dengan vitamin, mineral dan juga antioksidan.

Bagi Anda yang sedang menjalankan program diet, madu sangat cocok untuk dimasukkan ke dalam menu diet.

Anda bisa mengganti gula putih dengan madu. Selain lebih aman, madu juga bisa membantu mengobati berbagai macam penyakit.

Apa saja manfaat dari madu?

Di dunia kecantikan, madu bisa dijadikan sebagai bahan alami perawatan kulit agar lebih halus, cantik, lembab dan sebagainya.

Tak hanya kecantikan, madu juga bermanfaat untuk kesehatan. Berikut beberapa manfaat luar biasa madu untuk kesehatan, seperti dilansir laman Healthline, Senin (12/6).

1. Luka bakar.

Madu telah lama digunakan sebagai salep untuk menyembuhkan luka bakar dan mencegah infeksi selama ribuan tahun, menurut Mayo Clinic. Madu juga bisa mengurangi waktu penyembuhan luka bakar.

2. Memori.

Ada yang bilang madu bisa memperbaiki ingatan jangka pendek dan jangka panjang, terutama pada wanita menopause dan pascamenopause.

Dalam sebuah penelitian, wanita pascamenopause yang diberi perawatan madu tualang selama beberapa minggu mengalami lebih banyak perbaikan dalam ingatan langsung mereka karena mereka diberi terapi hormon estrogen dan progestin.

3. Herpes.

Penelitian yang dilakukan di Dubai menunjukkan bahwa madu merupakan pengobatan topikal yang efektif untuk mengatasi herpes oral dan genital.

Madu bisa menyembuhkan lesi dari herpes secepat salep yang Anda temukan di apotek dan lebih baik dalam mengurangi rasa gatal.

4. Diabetes.

Madu memiliki indeks glisemik lebih rendah daripada gula, yang berarti madu tidak akan menaikkan kadar gula darah seperti gula.

Madu juga memiliki rasa lebih manis daripada gula dan bisa membantu Anda menggunakan lebih sedikit pemanis pada makanan. Hal ini membuat madu menjadi pilihan yang lebih baik daripada gula.

Dalam sebuah penelitian, menemukan menggunakan madu daripada gula murni merupakan cara yang efektif untuk menjaga kadar gula darah tetap stabil.

5. Kanker.

Madu dikenal akan sifat antioksidannya, yang membuat banyak orang bertanya-tanya apakah madu bisa membantu mencegah atau mengobati kanker.

Sebuah studi 2011 dari Iran melihat bagaimana madu memengaruhi karsinoma sel ginjal, sejenis kanker ginjal. Para periset menemukan bahwa madu efektif dalam menghentikan sel kanker berkembang biak.

6. Wasir.

Sebuah studi percontohan menggunakan campuran madu, minyak zaitun dan lilin lebah sebagai pengobatan topikal dan menemukan bahwa campuran tersebut secara signifikan mengurangi rasa sakit dan gatal serta pendarahan akibat wasir.

7. Luka dan bisul.

Mayo Clinic mengatakan madu bisa mensterilkan luka dan meningkatkan penyembuhan serta mengurangi rasa sakit, bau dan ukuran luka.

Madu juga bisa mengobati bakteri resisten antibiotik, borok dan luka dalam jangka panjang setelah operasi dan dari luka bakar.

8. Psoriasis.

Psoriasis adalah kondisi kulit yang umum yang menyebabkan kemerahan, lecet, gatal dan bahkan lesi.

Biasanya diobati dengan krim topikal yang mengandung kortikosteroid atau vitamin D, namun madu mungkin lebih efektif.

Studi ini sekali lagi menggunakan campuran madu, minyak zaitun dan lilin lebah dan menemukan bahwa sebagian besar peserta dengan psoriasis mengalami penurunan kemerahan dan gatal.(fny/jpnn)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top