Banjir Rendam Puluhan Hektar Sawah di Baubau – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Bau-bau

Banjir Rendam Puluhan Hektar Sawah di Baubau

Sawah yang terendam di Baubau. Foto : Akhirman/Kendari Pos.

kendaripos.fajar.co.id — Sejumlah kawasan di Kota Baubau terendam banjir. Dari pantauan yang terlihat, sejak pagi titik banjir cukup parah terjadi di SPBU H. Bangi, bahkan ketinggian air mencapai pinggul orang dewasa. Beberapa unit rumah terendam. “Kemudian titik banjir lainnya juga terjadi di Jembatan Gantung, Kelurahan Wakonti, Kecamatan Bungi,” kata Kapolres Baubau, AKBP Suryo Aji saat ditemui Rabu (7/6).

Selain itu lanjut dia, guyuran hujan lebat yang terjadi mengakibatkan longsor dan pohong tumbang. “Ada pohon tumbang (di jalan) tetapi telah kita sterilkan bersama tim dari Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau. Lokasinya terjadi di Kecamatan Waborobo dan air jatuh. Syukurnya tidak ada korban jiwa,” kata Kapolres.

Pantauan wartawan Kendari Pos, lokasi banjir terparah juga terjadi di Kelurahan Wadiabuku, lingkungan Pajalele, Kota Baubau. Puluhan hektar sawah milik petani terendam banjir. Kapolsek Bungi, Iptu Najamudin mengatakan, air yang menggenangi seluruh areal persawahan para petani terjadi sejak subuh dini hari. Itu dikarenakan saluran irigasi sempit sehingga tidak dapat menampung debit air yang terus meningkat. “Kita mulai melakukan penjagaan sejak subuh. Karena pada pukul 05.30 Wita, air yang tertampung di persawahan meluap hingga di jalan raya dengan tinggi selutut. Sehingga menyebabkan tiga rumah warga ikut terendam,” tandasnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Kelompok  Tani Setia, Yahya mengaku, puluhan hektar sawah milik petani telah siap panen. “Tapi, karena kondisi hujan yang terus terjadi belakangan ini, makanya baru beberapa hektar yang kita panen. Itupun masih sedikit sekali jika dibandingkan dengan yang terendam,” ucapnya. Petani lainnya, Fatmawati mengaku, kerugian yang dialaminya mencapai puluhan juta rupiah. “Karena satu hektar sawah bisa menghasilkan 2,5 ton beras. Kalau kita jual perton bisa Rp 30 juta,” keluh Fatmawati. (b/ahi)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top