Masjid Berbentuk Kapal Laut Ini, Terinspirasi Bahtera Nabi Nuh – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Ramadhan

Masjid Berbentuk Kapal Laut Ini, Terinspirasi Bahtera Nabi Nuh

kendaripos.fajar.co.id –Masjid Al Bahri yang berada di Kota Cimahi, Jawa Barat punya ikon baru. Sejak pertama kali didirikan, masjid yang berlokasi di Jalan Bapak Ampuh No.1E Rt2 Rw6 Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, itu ramai dikunjungi para peziarah. Tak hanya warga setempat, melainkan masyarakat dari luar Cimahi. Lantas apa yang menyebabkan masjid ini menjadi destinasi baru para peziarah?

Dilansir Rmol Jabar (Kendari Pos Grup), Masjid Al Bahri memiliki keunikan dari sisi bentuk bangunannya. Tak seperti pada umumnya, masjid berbentuk kapal laut. Selidik punya selidik, sang empunya terinspirasi bahtera Nabi Nuh ketika membangun masjid di lahan seluas 90 meter persegi itu.

Hiasan-hiasan seperti jangkar, pelampung, mesin operasi kapal, menjadi salah satu daya tarik masjid ini. Di bagian atas masjid juga terdapat alat penangkap sinyal radar layaknya kapal laut sungguhan. Bendera bertuliskan la Ilaha Illalah Muhamdur Rasulullah juga turut menghiasi bagian atas masjid.

Semenatra di dalam Bagian dalam masjid tak jauh berbeda dengan masjid pada umumnya, namun pada bagian dinding masjid dan jendelanya di desain layaknya jendela kapal laut. Terdapat juga ornamen berbentuk Ka’bah diatas kapal, ornamen ini dipakai ketika ada kegiatan manasik.

Keunikan masjid kapal ini sontak menarik perhatian para wisatawan, bahkan hingga wisatawan luar negeri, salah satunya wisatawan asal negeri Jiran Malaysia. “Yang datang bukan hanya masyarakat Jawa barat, dari luar negeri juga ada, dari Malaysia pernah datang,” kata Pengurus masjid Al Bakhri, Budi.

Dikatakannya, masjid Al Bakhri diwakafkan untuk umat Islam, sesuai dengan cita-cita salah seorang warganya bernama Haji Budianto. Almarhum dikenal sebagai nahkoda sebuah kapal laut semasa hidupnya. “Beliau pernah menjadi nahkoda maka ia bercita-cita membangun masjid unik berbentuk kapal laut. Itu sudah jadi mimpi beliau, alhamdulillah terealisasi,” jelas dia.

Dia menambahkan, masjid baru bisa diselesaikan pada tahun 2016 dengan dibiayai oleh keluarga almarhum. “Semua (anggaran) dari keluarga, tidak ada dari pihak luar,” jelasnya. Pihak Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Bakhri berharap para pengunjung tidak hanya melihat keunikan masjid, namun juga bisa memakmurkan masjid.

Makanya, kata dia, sebagai salah satu syarat untuk melihat keunikan masjid ini, pengunjung dianjurkan terlebih dahulu melakukan salat sunah tahiyatul masjid. “Kita berharap para pengunjung tidak hanya melihat keunikan masjid namun juga bisa memakmurkan masjid,” pungkas dia.(nif/rmol/mam/JPG)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top