Innalillah..Petasan Meledak, Dua Bocah Meninggal, Satu Kritis – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Nasional

Innalillah..Petasan Meledak, Dua Bocah Meninggal, Satu Kritis

kendaripos.fajar.co.id — Rabu (31/5/2017), Rumah Suud, 37, warga Dusun Sumber Gunung, Desa Ambender, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, berantakan. Hal disebabkan ledakan petasan yang terdengar hingga radius delapan kilometer.

Warga pun segera berbondong-bondong mendatangi sumber bunyi keras itu. Teriak dan tangis histeris pecah saat mengetahui sumber berasal dari rumah Suud. Rumah pria yang sehari-hari berjualan sayur itu ambruk. Tangis semakin pecah saat warga mengetahui ada tiga bocah di dalam bangunan yang rata dengan tanah itu.

Mereka adalah Anas, 4, dan Dani, 13. Keduanya putra kesayangan Suud. Satu lagi bocah dalam rumah itu adalah Alga, 3,5, putra pasangan suami istri Zaini, 35, dan Fari, 32. Kemudian, warga bergegas menolong tiga bocah yang ada di dalam rumah itu. Setelah ditemukan, lalu dilarikan ke Puskesmas Pegantenan. Sayang, nyawa Anas dan Alga tidak tertolong.

Sementara Dani mendapat perawatan intensif. Selain mengalami luka bakar, mereka juga tertimpa material bangunan. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura (JPRM) di lapangan menyebutkan, setiap tahun Suud memproduksi mercon.

Pria yang biasa berjualan pracangan itu juga membuat petasan tiap Ramadan. Saat kejadian kemarin Suud tidak ada di rumah. Dia sedang menjemput istrinya, Romlah, ke pasar tradisional di Kecamatan Pegantenan.

Tidak ada yang mengira dua bocah itu bakal bermain petasan. Pada saat Suud meninggalkan rumah, dua bocah yang masih famili itu bermain di teras. ”Memang setiap tahun Suud memproduksi mercon. Tapi baru sekarang kejadian seperti ini. Sesudah azan (Duhur) meledak,” kata Arif, tetangga Suud.

Tak berselang lama, aparat kepolisian dan TNI terjun ke lokasi. Kemudian dipasang garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Di tempat kejadian perkara, semua bagian rumah yang menghadap ke timur itu rusak parah. Atap genting dan dinding tembok berserakan.

Petugas juga menemukan selongsong petasan. Sementara itu, ratusan warga terus berdatangan untuk berbelasungkawa kepada keluarga korban. Sementara orang tua Anas dan Alga terus menangis histeris belum menerima kenyataan.

Kapolsek Pegantenan AKP Puryanto mengatakan, dugaan sementara ledakan itu muncul dari mercon di dalam rumah Suud. Namun, polisi belum bisa memastikan rumah itu memang tempat produksi mercon atau sekadar membeli dari pihak lain. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Termasuk, penghitungan kerugian materiil dari insiden tersebut juga dalam penyelidikan polisi. ”Yang meninggal dua, yang dirawat satu. Selebihnya masih proses penyelidikan,” katanya. (pen/luq/JPG/)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.





Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top