Parah….Bappeda Koltim Lamban Tuntaskan RTRW – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Kolaka Timur

Parah….Bappeda Koltim Lamban Tuntaskan RTRW

kendaripos.fajar.co.id — Dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) hingga kini tak juga rampung. Pihak DPRD mengaku belum menerima atau melihat dokumen fisik pedoman arah pembangunan daerah tersebut. Meski pimpinan di badan perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) itu terus berganti, tetapi belum ada hasil memuaskan yang terlihat, bahkan terkesan lamban.

“Padahal Koltim sudah memasuki usia empat tahun. Arah pembangunan daerah harusnya lebih terarah. Hampir setiap tahun anggaran ratusan juta rupiah dimasukan dalam APBD untuk penuntasan RTRW. Tapi sampai sekarang juga, kami di dewan belum pernah melihat fisik dokumennya,” sorot Anggota DPRD Koltim, Andi Musmal, Senin (29/5).

Ia meminta Bupati, H. Tony Herbiansyah mengevaluasi kinerja pejabat di Bappeda saat ini. Agar percepatan penuntasan draf RTRW tersebut memerlihatkan hasil maksimal. “Biar bisa diketahui seperti apa kendala yang terjadi di sana. DPRD sering memertanyakan dokumen perencanaan tata ruang di mana, hasil kerjanya seperti apa. Supaya arah pembangunan daerah bisa kita ketahui bersama. Di mana letak kawasan strategis, zona perkotaan dan lain sebagainya” papar Andi Musmal, politisi asal PAN tersebut.

Ditemui terpisah, Bupati Kolaka Timur, H. Tony Herbiansyah beralasan, RTRW otoritanya sudah rampung. Saat ini telah diserahkan ke kementerian di Jakarta. “Nanti setelah selesai evaluasinya, baru dibuatkan Raperda untuk didorong ke DPRD Koltim. Perampungan perencanaan tata ruang memang butuh waktu panjang, apalagi dalam koordinasi harus sesui dengan perencanaan Pemprov dan pemerintah pusat. Makanya, agak sedikit lambat terlihat secara fisik. Tapi sekarang tinggal tahapan akhir saja,” jawab Tony, kemarin. (b/kus)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top