Santunan Korban Kecelakaan Naik Dua Kali Lipat, Ini Rinciannya… – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Metro Kendari

Santunan Korban Kecelakaan Naik Dua Kali Lipat, Ini Rinciannya…

kendaripos.fajar.co.id — Kabar gembira untuk seluruh lapisan masyarakat yang sering bepergian dengan kendaraan. 26 Mei 2017 lalu, Menteri Keuangan mengumumkan kebijakan baru untuk meningkatkan besaran santunan pada korban kecelakaan. Santunan dimaksud naik dua kali lipat sementara kenaikan itu tak diikuti dengan kenaikan iuran.

PT. Jasa Raharja (Persero) selaku perusahaan yang ditunjuk pemerintah untuk menjalankan dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang dan lalulintas jalan menggelar sosialisasi untuk menginformasikan kebijakan baru tersebut kepada stakeholders terkait dan masyarakat.

Sosialisasi itu dibuka oleh Wakil Gubernur Sultra, LM Saleh Lasata pada di Hotel Clarion Kendari. “Sosialisasi ini bisa memberikan pengetahuan yang lebih pada pengelola santunan dan masyarakat sendiri, asal masyarakat juga harus mengikuti prosedur yang ada, artinya pasti ada kelengkapan administrasi dulu,” kata Wagub Sultra dua periode itu.

Kepala PT. Jasa Raharja (Persero) Cabang Sultra Jhon Veredy Panjaitan menjelaskan peningkatan nilai santunan hingga 100 persen itu, dilakukan karena telah terjadi perubahan pada faktor kebutuhan hidup dan inflasi, antara lain kenaikan biaya rumah sakit, obat-obatan dan biaya pemakaman. ” Yang paling menarik juga pada perubahan besaran santunan baru ini, sudah ada penggantian biaya P3K Rp 1 juta dan biaya ambulans Rp 500 ribu,” jelasnya.

Kenaikan santunan tanpa diikuti premi itu juga karena pertimbangan menurunnya angka kecelakaan setiap tahun dan berbanding terbalik dengan jumlah kendaraan terjual sebagai sumber dana itu. “Kalau kecelakaan kembali meningkat boleh jadi peraturan ini kembali dievaluasi,” katanya.

Lebih lanjut Jhon menambahkan Peraturan Menteri Keuangan terkait hal itu ditetapkan pada 13 Februari 2017 dan akan resmi berlaku efektif pada 1 Juni 2017. “Kami akan berupaya keras untuk melakukan berbagai persiapan baik itu sistem dan tekhnologi pendukung, sehingga bisa diimplementasikan dengan baik dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya,” harapnya.

Wadir Lantas Polda Sultra Alan Gerits SIK yang juga hadir dalam sosialisasi itu mengatakan kecelakaan lalulintas memang selalu menurun. Hanya saja, hal yang paling memprihatinkan adalah korbannya yakni mereka yang usia produktif 16-30 tahun. “Kecelakaan itu adalah salah satu penyebab kemiskinan, karena yang mengalaminya biasanya adalah mereka yang tulang punggung keluarga, sehingga kami juga turut senang dengan peningkatan jumlah santunan ini, meskipun yang namanya kecelakaan tidak mungkin kita cari demi sebuah santunan itu,” paparnya.

Untuk diketahui sosialisasi itu melibatkan kepolisian, pelajar, masyarakat umum dan instansi terkait lainnya. Turut hadir pula Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika Hado Hasina, dan Ketua Organda Sultra, Laode Kadiroen. Dalam kesempatan itu Jasa Raharja juga memberikan cenderamata kepada sejumlah undangan yang hadir sebagai ucapan terimakasih atas partisipasi berbagai pihak itu. (ely)

Santunan       (Darat, Sungai dan Laut)
Lama                   Baru
Meninggal         Rp 25 juta            Rp 50 juta
Cacat tetap       Rp 25 juta            Rp 50 juta
Luka-luka         Rp 10 juta            Rp 20 juta
Penguburan      Rp   2 juta            Rp   4 juta

Santunan bagi kecelakaan udara
-Meninggal dan dan cacat tetap Rp 50 juta
-Biaya perawatan luka-luka sebesar Rp 25 juta.
-Perubahan hanya terjadi pada biaya pemakaman :
Semula Rp 2 juta menjadi Rp 4 juta

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top