Mahasiswa di Muna Jadi Korban Dualisme Kepengurusan Akper – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Muna

Mahasiswa di Muna Jadi Korban Dualisme Kepengurusan Akper

Mahasiswa Akper Muna melakukan unjukrasa

kendaripos.fajar.co.id — Dualisme kepengurusan di Akademi Keperawatan (Akper) Muna tak juga bisa dituntaskan. Status tersebut telah mengorbankan mahasiswa sebagai peserta didik. Akibatnya, sejumlah mahasiswa tak diperbolehkan mengikuti praktik klinik di Puskesmas. Pelarangan itu berdasarkan surat edaran yang ditandatangani Sekretaris Dinas Kesehatan, Hasdiman Maani nomor 800/65/IV/2017 tentang peninjauan kembali praktik klinik keperawatan Puskesmas

Dalam edaran sejak tanggal 19 April lalu menegaskan, surat yang ditandatangani Ns. Shanty, S. Kep dengan nomor surat 41/Akper/IV/2017 tanggal 5 April 2017 mengatasnamakan diri Direktur Akademi Keperawatan Muna, tentang permohonan izin lokasi praktik klinik keperawatan Puskesmas, dinyatakan ilegal. Sebab, dinyatakan tak menjabat sebagai direktur sesuai SK Bupati Muna nomor 56 tahun 2017. Sehingga setiap kepala Puskesmas diperintahkan untuk tidak melayani segala kegiatan di Puskesmas yang ditandatangani Ns Shanty.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top