Jelang Ramadan, BPOM Intensifkan Pengawasan Makanan – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Metro Kendari

Jelang Ramadan, BPOM Intensifkan Pengawasan Makanan

kendaripos.fajar.co.id — Kebutuhan masyarakat jelang ramadan hingga masuk Idul Fitri selalu meningkat signifikan. Momentum itulah yang dimanfaatkan masyarakat sebagai peluang bisnis makanan dan minuman. Hanya saja, meningkatnya peredaran makanan dan minuman itu juga diikuti dengan potensi peredaran barang yang tak layak konsumsi. Misalnya, bercampur bahan kimia, tidak higienis atau kadaruasa.

Karena itu, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sebagai garda terdepan dalam pencegahan peredaran makanan itu akan mengintensifkan pengawasan jelang bulan puasa nanti. “Untuk pengawasan kita lakukan rutin setiap bulan,  tapi khusus bulan puasa kita intensifkan lagi karena memang peredaran pangan ini akan meningkat,”  ungkap Kepala BPOM Sultra, Adillah Pababbari, Minggu (23/4).

Razia tidak hanya dilakukan di pasar-pasar tradisional sebagai tempat paling subur bertumbuhnya pedagang penganan musiman. Akan tetapi juga akan dilakukan di retail modern seperti minimarket yang biasa ditemukan produk rusak dan kedaluwarsa. “Semua tempat kita akan awasi,” ujarnya.

Dia mengatakan pihaknya saat ini mulai mempersiapkan tim terpadu pengawasan lapangan jelang bulan ramadan itu. Adillah Pababbari menambahkan BPOM akan bekerja sama dengan berbagai intansi untuk memaksimalkan pengawasan nanti. “Kita bentuk tim terpadu. Di dalamnya ada Dinkes, Ketahanan Pangan,  Perikanan, Perdagangan dan lainnya,”  lanjutnya.

Lebih dari itu, karena personel yang terbatas tentunya tidak akan menjangkau semua titik pusat perkulakan warga. Sehingga, konsumen perlu memiliki pengetahuan dasar terkait bentuk dan ciri makanan yang tidak sehat. “Lihat kemasannya jangan sampai sobek,  labelnya dan juga izin edar. Kalau makanan siap saja dilihat wadahnya dan cara penyajian,  ilmu sederhana ini harus dipahami oleh semua konsumen,” tambahnya.

Kepada pedagang dan managemen pasar, BPOM juga meminta kerjasamanya untuk mengedepankan perlindungan masyarakat.  “Pengawasan ini ada 3 pilar, yakni pemerintah, badan usaha dan masyarakat. Kalau salah satunya tidak maksimal maka sulit jadinya,”  pungkasnya.  (ely/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top