Tabrakan Maut di Puncak Bogor, Empat Korban Meninggal – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Nasional

Tabrakan Maut di Puncak Bogor, Empat Korban Meninggal

KENDARIPOS. CO. ID — Tabrakan beruntun di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, mengakibatkan empat korban tewas dan puluhan lainnya mengalami luka berat serta luka ringan, Sabtu (22/4). Kecelakaan bersumber dari bus pariwisata HS Transport yang mengangkut rombongan pegawai pabrik.

Bus tersebut diduga rem blong hingga menabrak enam mobil dan motor di Jalan Raya Puncak, tepatnya turunan Selarong, Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Informasi yang dihimpun Radar Bogor (Kendari Pos Group), peristiwa terjadi pukul 17.15 saat diberlakukannya sistem satu arah dari Puncak menuju Jakarta. Bus HS Transport yang dikemudikan Bambang Hernowo melaju dari arah Puncak menuju Gadog.

Setibanya di turunan Selarong, rem diduga blong sehingga menabrak kendaran Nissan Grand Livina dengan nopol B 7401 NDY dari arah berlawanan. Bus yang membawa rombongan wisata dari Taman Wisata Matahari (TWM) itu lalu menabrak Honda Vario B 4446 SBC dan Daihatsu Ayla dengan nopol F 1423 NH serta motor Yamaha Vixion hitam.

Tak berhenti di situ, bus banting stir ke kiri dan menabrak Toyota Avanza putih B 1818 EFB yang melaju searah dari arah Puncak. Bus lagi-lagi menabrak Toyota Rush, angkot dengan nopol F 1976 MP serta Toyota Avanza hitam dengan nipol F 1851 CD. Bus akhirnya berhenti di marka jalan arah Gadog dan tertahan mobil PLN.

Kepala Satuan Lalulintas Polres Bogor AKP Hasby Ristama menjelaskan, korban meninggal dunia di antaranya Okta Riyansyah Purnama Putra (26) warga Kelurahan Lebak Gajah, Kecamatan Sematang Borong, Kota Palembang, Jainudin warga Babakan Lebak, Sirnagalih, Kabupaten Bogor serta Kepala Desa Citeko, Dadang Sulaeman (45) warga Cisarua, Kabupaten Bogor.

“Semua korban dan kendaraan sudah dievakuasi hingga malam hari,” kata Hasby.

Para korban dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi dan RS Goenawan Partowidagdo (RSPG) Cisarua. “Kerugian materi diperkirakan sekitar Rp500 juta,” sambungnya. Korban lainnya Diana Simatupang (24) juga tewas saat menjalani perawatan di RSUD Ciawi tadi malam (22/4).

Salah satu pengendara yang melintas, Awaluddin Sarmidi mengatakan dirinya sempat terjebak kemacetan di jalur Puncak. Dia mengaku tidak melihat langsung kejadian lantaran mobil yang dikendarainya berjarak 100 meter di belakang tabrakan beruntun.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top