Bantuan Sarana Perikanan Tangkap , Menteri Kelautan Siapkan Rp 764 Miliar – Hacked by TryDee
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Nasional

Bantuan Sarana Perikanan Tangkap , Menteri Kelautan Siapkan Rp 764 Miliar

kendaripos.fajar.co.id — Pemerintah terus berupaya untuk mendorong industri perikanan tangkap tanah air. Salah satunya, alokasi bantuan yang diberikan untuk memberikan nelayan sarana penangkapan ikan yang baru. Dalam hal itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga bekerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) membuat teknologi sarana penangkapan sendiri.

Dirjen Perikanan Tangkap KKP Sjarief Widjaja mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan anggaran senilai Rp 764 miliar tahun ini untuk bantuan sarana penangkapan ikan. Sebagian besar dana tersebut diperuntukkan untuk pembuatan 1.068 kapal bantuan senilai Rp 467 miliar atau 61 persen dari total anggaran.

Kapal yang dibangun terdiri dari berbagai kelas yang akan disebarkan ke 105 kabupaten/kota di 27 provinsi. Antara lain 449 unit kapal kapasitas 3 GT; 498 unit kapal 5 GT; 92 unit kapal 10 GT; tiga unit kapal 20 GT, 20 unit kapal 30 GT. ’’Selain itu, kamu juga akan membuat masing-masing tiga unit kapal kelas 100 GT dan 120 GT,’’ ujarnya di Jakarta Selasa, (18/4).

Selain itu, pihaknya juga mengalokasikan Rp 79 miliar untuk pembuatan 2.990 paket alat penangkapan ikan (API). Sedangkan, sisa dana senilai Rp 219 yang digunakan untuk pembangunan 20 lokasi bengkel mesin dan 400 sertifikat untuk nahkoda dan kapal. ’’Perlu diingat bahwa potensi perikanan Indonesia meningkat sejak diberlakukannya moratorium kapal asing. Karena itu, dorongan terhadap industri perikanan tangkap nasional sangat diperlukan,’’ terangnya.

Untuk saat ini, proses pengadaan kapal perikanan dan alat penangkapan ikan bakal melalui mekanisme pelelangan umum dan e-katalog dengan lembaga kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah (LKPP). Menurutnya, hal tersebut diputuskan untuk mengedepankan transparansi, akuntabilitas, efektivitas dan efisiensi.

’’Nantinya kapal-kapal tersebut akan mengisi perairan Indonesia, perairan kita harus ditutup dengan kapal-kapal Indonesia untuk mengatasi illegal fishing dan juga menjaga perbatasan,’’ ungkapnya.  Di sisi lain, KKP juga mengadakan kerjasama dengan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk pengembangan dan pemanfaatan teknologi kemaritiman dan perikanan. Salah satunya, desain kapal perikanan tangkap 120 GT. Hal tersebut, lanjut dia, bakal memberikan visi untuk membuat industri perikanan di Indonesia swadaya baik dari sisi pasokan maupun sarana penangkapan. ’’Selain kapal perikanan tangjap, kami juag mengambangkan desain kapal angkut ikan. Kemudian, kami akan melanjutkan riset untuk membangun kapal angkut ikan hidup,’’ ungkap Deputi Bidang Teknologi Industri Rancang Bangun dan Rekayasa BPPT Erzi Anson Gani. (bil)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top