Teken MoU, Dishub Sultra Dapat Kuota 500 Pelaut Belajar di BP2IP Barombong – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Metro Kendari

Teken MoU, Dishub Sultra Dapat Kuota 500 Pelaut Belajar di BP2IP Barombong

MoU Dishub Sultra dengan BP2IP Barombong Makassar.

kendaripos.fajar.co.id — Dinas Perhubungan (Dishub) Sultra merasa bertanggungjawab untuk menciptakan pelaut-pelaut ulung, yang nantinya bisa mengoperasikan armada transportasi laut termasuk meningkatkan kemampuan petugas-petugas kepelabuhanan di Sultra. Untuk kepentingan itulah, Dishub menggandeng  Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Barombong di Makassar yang sudah cukup terkenal dan kompeten, untuk menjadi tempat 500 pelaut Sultra belajar.

Komitmen kerja sama dua pihak ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Kadishub Sultra, Hado Hansina bersama Kepala Balai Dikat Barombong Irwan, di kantor Dishub Sultra, Senin (17/4). Hado mengatakan, MoU tersebut merupakan kesempatan emas bagi masyarakat untuk dapat meningkatkan skill dan pengetahun di bidang kelautan.

BACA JUGA :  Pemkab Wakatobi Siap Serahkan Bandara Matahora ke Pusat

“Banyak petugas kapal yang tidak memiliki pengetahuan. Kita memiliki masyrakat dengan kemampuan melaut yang luar biasa, namun jika tidak didukung dengan pengetahuan, itu tidak enunjang keberhasilan,” kata Hado. Ia juga menjelaskan bahwa program pelatihan tersebut diselenggarakan secara gratis. Ada tiga jenis program eterampilan pelaut yang akan ditawarkan yakni, Basic Safety Training, Security Awareness Training dan Advanced Fire Fighting.

BACA JUGA :  Menhub Janji Flight Bali-Wakatobi Mulai April 2017

“Kita mendapatkan kuota sebanyak 500 selama satu tahun kedepan. Kita harapkan, dalam tahun ini peminat untuk mengikuti Diklat tersebut signifikan sehingga pada tahun berikutnya kita dapat meminta untuk kuota dapat dinaikan,” ujarnya. Soal syarat untuk mengikuti Diklat tersebut, Hado masyarakat yang dapat mengikuti program tersebut minimal berpendidikan SMP. “Usia minimal 15 tahun, dan minimal berpendidikan SMP, sehat jasmani, tinggi badan minimal 160 untuk pria dan 155 untuk wanita. Surat keterangan belum menikah, SKCK, surat bebas narkoba, akte kelahiran. Proses untuk mengikuti Diklat tersebut juga gratis tidak dipungut biaya sepeser pun,” katanya

BACA JUGA :  Rp 100 M untuk Benahi Bandara Haluoleo

Usai pelatihan nanti, kata Hado para peserta Diklat akan mendapatkan 3 sertifikasi yang sah untuk digunakan sebagai syarat melamar kerja, khususnya di bidang kelautan. “Kita banyak memiliki pelabuhan. Sekitar 70 pelabuhan masih kekurangan personil kesyahbadaran. Dengan adanya lulusan Diklat nantinya diharapkan dapat menambah personil disetiap pelabuhan yang tersebar di Sultra. Selain itu, lulusan dari Diklat tersebut juga nantinya dapat bekerja pada kapal-kapal niaga,” pungkasnya. (yog)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top