Sultra Diguyur Bantuan Sosial, Tahun Ini Keciprat Rp 350 Miliar – Hacked by TryDee
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Sulawesi Tenggara

Sultra Diguyur Bantuan Sosial, Tahun Ini Keciprat Rp 350 Miliar

Mensos, Khofifah Indar Parawansa, saat berdiaog di ruang rapat lantai dua Kendari Pos.

kendaripos.fajar.co.id — Bupati Kolaka, Konawe Selatan dan Muna bisa jadi tak tahu jika di daerahnya saat ini ada ribuan keluarga yang hidupnya “ditanggung” Kementrian Sosial, lewat Program Keluarga Harapan (PKH). Di tiga daerah itu, rata-rata 8 ribuan keluarga, setiap empat bulan sekali menerima bantuan. Nominal totalnya dalam setahun mencapai Rp 1,9 juta. Tiga daerah itu menjadi wilayah penerima terbesar, masing-masing Rp 16 miliaran pertahun.

Cerita soal banyaknya kepala daerah yang tak tahu bila ada program bantuan tunai dan non tunai disampaikan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa ketika secara khusus berkunjung ke Graha Pena Kendari Pos, Jumat (14/4). “Ada kepala daerah, baik itu Bupati atau Wali Kota yang tidak tahu soal adanya program pengentasan kemiskinan dari Kemensos. Makanya kita lakukan sosialisasi bahkan harus door to door,” kata Khofifah, beberapa saat setelah tiba di Graha Pena.

Kehadiran salah satu tokoh utama perempuan NU itu disambut Dirut Kendari Pos, Irwan Zainuddin dan petinggi Kendari Pos lainnya, dilantai II gedung Graha Pena Kendari Pos. Khofifah sendiri didampingi Dirjend Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Kementerian Sosial RI Harry Hikmat. “Ada Rp 350 Miliar tahun ini bantuan social, dalam berbagai program yang masuk di Sultra. Tapi ini tidak ditahu oleh bupati/walikota karena tidak lewat APBD,” katanya.

Makanya, Khofifah perlu mengunjungi Kendari Pos, sebagai media terbesar di Sultra yang memiliki jaringan pemberitaan nasional untuk mensosialisasikan sejumlah program sosial Kemensos seperti Program Keluarga Harapan (PKH) karena banyak orang yang tidak tahu soal adanya program-program sosial dari Kementerian Sosial.

Khofifah juga menjelaskan bahwa, program PKH sangat efektif dalam menurunkan angka kemiskinan dan kesenjangan. Dampak PKH dalam menurunkan kemiskinan dan kesenjangan akan terus meningkat jika dilaksanakan secara terintegrasi dengan program. “Target kedepan penerima PKH juga akan ditingkatkan yang tadinya 6 juta menjadi 10 juta keluarga ditahun 2018 mendatang,” jelasnya.
Dalam kesempatan, sejumlah persoalan sosial di Sultra juga turut didiskusikan antara karyawan Kendari Pos dan Mensos. Persoalan anak jalanan di Kota Kendari yang tak kunjung mendapatkan solusi menjadi bahan menarik untuk didiskusikan. “Bagaimana penanganan anak jalanan yang ada di Kendari,” kata Redaktur Pelaksana Kendari Pos, Abdi Mahatma.

Menjawab pertanyaan tersebut, Khofifah mengatakan masalah anak jalanan sebenarnya urusan pemerintah daerah karena aturannya demikian. Tapi pihaknya tak mengabaikan masalah itu. “Treatmentnya (penanganannya) kita sedang merintis kerjasama dengan pengusaha untuk membantun sebuah pusat handicraft, untuk anak bekerja. Namun, pekerjaan itu yang dapat ditolerir,” ujarnya. (yogi)

 

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top