Rumah Novel Diintai Dua Minggu, Polisi Kantungi Dua Terduga Pelaku – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Hukum & Kriminal

Rumah Novel Diintai Dua Minggu, Polisi Kantungi Dua Terduga Pelaku

KENDRIPOS.CO.ID — Penyelidikan kasus penyiraman asam sulfat pada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menunjukkan titik terang. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditresmum) Polda Metro Jaya telah mengantongi identitas dua orang yang diduga mengintai Novel. Dua orang misterius itu terhubung dengan pelaku penyiraman terhadap Novel.

Kepala Bidang Humas (Kabidhumas) Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengakui identitas dua orang yang diduga mengintai rumah Novel itu telah diketahui. ”Tapi, siapa mereka belum bisa disebut,” paparnya.

BACA JUGA :  Butuh Pengobatan Serius, Novel Baswedan Dirujuk ke Singapura

Identitas dua orang itu didapatkan dari analisa terhadap rekaman closed circuit television (CCTV) yang ada di rumah Novel. ”Awalnya, rekaman CCTV menunjukkan motor yang dipakai terduga pelaku pengintaian, seperti nomor plat, jenis motor bebek,” ujarnya.

Dengan berbekal nomor plat kendaraan tersebut, penyidik menelusurinya ke samsat. Sehingga, diketahuilah pemilik sepeda motor yang digunakan tersebut. ”Saya tidak bisa sebut nomor plat kendaraannya,” kata Argo.

BACA JUGA :  KPK Surati Polri Minta Penahanan Novel Baswedan Ditangguhkan

Keduanya diduga merupakan pengintai yang duduk-duduk di dekat rumah Novel sekitar dua minggu sebelum kejadian penyiraman tersebut. ”Nah, kedua orang itu yang kami incar,” jelasnya.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divhumas Mabes Polri Kombes Martinus menuturkan, selain melakukan analisis CCTV, polisi juga menggunakan analisis informasi dan teknologi (IT). ”Semua dilakukan untuk mengetahui secara utuh rangkaian kejadian tersebut,” ujarnya.

BACA JUGA :  Novel Baswedan Disiram Air Keras, KPK Makin Beringas

Analisis IT dilakukan terhadap sejumlah pembicaraan yang terjadi di sekitar lokasi penyiraman air keras kepada Novel. ”Kami dalami informasi yang mungkin muncul dalam analisa IT tersebut,” terangnya.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top