Prediksi Man United vs Chelsea : Bara di Teater Penghakiman – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Olahraga

Prediksi Man United vs Chelsea : Bara di Teater Penghakiman

kendaripos.fajar.co.id — Theatre of Dreams itu Old Trafford. Teater impian andai Manchester United masih berpeluang menjuarai Premier League. Bukan United yang telah berjarak 18 angka dari puncak klasemen Premier League, bukan United yang terpisah empat angka dari zona Liga Champions. Jadi, ini bukan teater impian. Tapi teater penghakiman.  Terlebih saat United dkk menjamu Chelsea sebagai pemuncak klasemen Premier League di Old Trafford, Manchester, malam nanti WIB. Kembali kalah, maka makin terjallah jalan The Red Devils – julukan United – untuk mengejar slot empat besar (Siaran Langsung RCTI/beIN Sports 1 pukul 22.00 WIB).

”Ya, musim ini Chelsea sudah mengalahkan kami dua kali, dan tentunya, kami tidak mau ada kekalahan ketiga kalinya, kami ingin menang kali ini,” sebut gelandang United Paul Pogba, kepada MUTV. United dua kali kalah musim ini, sekali di Premier League, dan sekali di lainnya di Piala FA. Agregat golnya pun 5-0 untuk Chelsea.

Artinya, United tidak berkutik di depan Chelsea-nya Antonio Conte. ”Tentu mereka pada saat ini di depan kami, mereka bermain untuk juara dan bagi kami, penting memenangi laga ini. Karena kami masih menginginkan empat besar, saya rasa ini laga penting untuk dua tim. Fokus kami untuk laga ini, dan ini balas dendam kami,” lanjut pemain termahal dunia itu.

Bisakah itu? Di satu sisi, United punya modal streak unbeaten 21 laga segala ajang pada musim ini. Hanya, Chelsea selalu sukses jadi momok United. Mentok, tiga duel terakhir kontra The Blues – julukan Chelsea di Old Trafford selalu berakhir tanpa pemenang. Itu sejalan tren di kandang saat United menjamu klub sesama 6 Besar. Lebih sering imbang.

Bagi Jose Mourinho, pelatih United, melawan Chelsea seperti mengasah otaknya. Sebab, dia belum mampu menemukan solusi ampuh meredam 3-4-3-nya Antonio Conte di Chelsea. Di dua kali duel sebelumnya, Mourinho memakai dua formasi. Memakai 4-2-3-1 saat dihancurkan 0-4 di Stamford Bridge (23/10), dan 4-5-1 di Piala FA (14/3).

Lebih rumit lagi, Chelsea beberapa laga terakhir mulai mencoba 3-5-2, mengisi satu lagi pemain di lini tengah, Pedro. Dengan formasi awal 3-4-2-1, lalu berubah jadi 3-5-2 dengan dua pemain depannya Diego Costa dengan Eden Hazard. Dalam analisisnya di ESPN, Michael Cox menyebut Hazard-lah yang akan jadi sosok sentral Chelsea.

Meskipun cuma mencetak satu gol dari lima gol Chelsea ke gawang United, Hazard bisa berkontribusi dari pergerakannya. Bahkan saat di Piala FA lalu pemain United sampai mencatat beberapa kali tekel-tekel keras kepada pemain berkebangsaan Belgia itu. Catat, begitu dia main Hazard selalu kontributif. Lima kali main, empat gol dan dua assist dia sumbangkan.

1 of 2

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top