Pihak Ketiga Picu Gugatan Tiga Bersaudara ke Ibu Kandung – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Pihak Ketiga Picu Gugatan Tiga Bersaudara ke Ibu Kandung

Arman (kanan) membeberkan sejumlah persoalan sehingga membuat ia bersama dua saudarinya menggugat ibu kandungnya.

kendaripos.fajar.co.id — Misteri besar dibalik tindakan kontroversi tiga bersaudara di Baubau hingga tega menggugat ibu kandung mereka, menuntut pembagian harta warisan mulai terkuak. Tiga anak dari Fariani (51)- Arman Setiawan, Nisa Setiawati dan Putri Wulandari, punya alasan yang mereka klaim logis untuk dijadikan dalih memperkarakan perempuan yang sudah melahirkan mereka.

BACA JUGA :  Panas ! Mediasi Hakim Buntu, Tiga Bersaudara Vs Ibu Kandung Ribut di Pengadilan

Anak pertama, Arman menuturkan, saat ini ia bersama dua saudara perempuannya diusir dari rumah karena  berusaha berulang kali mengingatkan kepada ibunya yang  sudah salah jalan setelah almarhum ayahnya meninggal dunia 28 Januari 2016 lalu. “Saya dan adik saya yang kedua telah menikah, dan kami sampai saat ini tinggal dirumah mertua kami masing-masing, bukan di rumah kami sendiri. Kami diusir dari rumah karena selalu berusaha mengingatkan ibu kami sudah salah jalan setelah almarhum ayah meninggal,” tutur Arman, dilansir dari Buton Pos (Grup Kendari Pos), Minggu (16/4).

BACA JUGA :  Pintu Damai Sudah Ditutup, Tiga Bersaudara Vs Ibu Kandung Bakal 'Panas' di Pengadilan

Ia juga menuturkan, awalnya permasalahan ini dipicu karena adanya pihak ketiga yang terlihat memanfaatkan ibu kandungnya yang sudah berstatus janda dengan memiliki sedikit peninggalan dari almarhum ayahnya. Dan sebelum memasukkan pengaduan ke Pengadilan Negeri Agama Kota Baubau, mereka sudah berulang kali melakukan mediasi dengan bantuan berbagai pihak, baik keluarga dari ibu dan bapaknya, tetapi hal itu tidak berhasil.

BACA JUGA :  Pintu Damai Sudah Ditutup, Tiga Bersaudara Vs Ibu Kandung Bakal 'Panas' di Pengadilan

Amran juga kembali menegaskan, tidak benar, jika yang sudah tersebar dibeberapa media yang menyebut telah tega melakukan kekerasan karena menuntut warisan. “Hari ini kami nyatakan bahwa itu tidak benar. Tidak pernah terjadi kekerasan seperti melempar asbak, mencekik atau melakukan percobaan pembunuhan, tetapi ada sebuah aib beliau yang lebih besar dibalik pengakuan tersebut,” tegasnya. (BP)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top