Penderita Gizi Buruk di Wakatobi Dapat Perhatian – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Sulawesi Tenggara

Penderita Gizi Buruk di Wakatobi Dapat Perhatian

kendaripos.fajar.co.id WANGIWANGI- Setelah menemukan 20 penderita gizi buruk di Binongko, Pemkab Wakatobi kembali mengetahui ada seorang bayi berusia empat bulan asal Desa Numana, Kecamatan Wangiwangi Selatan juga mengidap malnutrisi. Bayi bernama Asila tersebut kini sedang dirawat di ruang ICU RSUD Wakatobi.

“Empat bulan, empat kali juga diopname. Satu kali di klinik dokter dan tiga kali di RSUD Wakatobi ini,” kata Wa Ada, sang ibu bayi, kemarin. Selain karena kondisi anaknya yang lemah, biaya perawatan yang dibebankan pada keluarga juga dianggap berat. Itu karena Wa Ada belum terdaftar sebagai penerima Kartu Kesehatan Bersinar.

“Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang kami pegang sudah tidak berlaku lagi,” keluhnya. Beruntung, paramedis RSUD Wakatobi yang menangani Asila, dr. Gazali bersedia membantu pasien. Dokter spesialis anak itu membantu keluarga pasien dengan mengkomunikasikan hal ini ke pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Asila pun diarahkan untuk dirujuk ke RS di luar Wakatobi yang memiliki fasilitas lebih memadai. Bupati Wakatobi, H. Arhawi yang sempat membesuk pasien gizi buruk itu mengaku prihatin. Arhawi berjanji akan membantu biaya pengobatan hingga pulih.

“Tolong pak dokter cari solusi. Bagaimana caranya agar anak ini segera dirujuk. Urusan biaya sampaikan, berapapun saya siap. Kalau kondisi sudah siap kabari saya dan jika sudah bisa dirujuk ke manapun, segera sampaikan agar biaya transportasinya juga kami siapkan,” pinta Arhawi.

Wakatobi-1 itu berharap bayi Asila bisa segera pulih dari penyakit yang dideritanya. Ia juga meminta orang tua pasien untuk tidak terlalu mengkhawatirkan soal biaya perawatan. “Kita masih menunggu kondisi Asila segera membaik supaya bisa dirujuk tanpa mengenakan tabung oksigen,” timpal dr. Gazali. (b/thy)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top