Marciniak Bikin Apes Barca – Kendari Pos –
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Olahraga

Marciniak Bikin Apes Barca

kendaripos.fajar.co.id — Szymon Marciniak sungguh beruntung. Pengadil asal Polandia tersebut dalam dua laga terakhir yang dipimpinnya senantiasa menjadi saksi atas kehancuran raksasa Spanyol, Barcelona. Selain kemarin (12/4) ketika Juventus memukul Barca dengan skor 3-0 di first leg perempat final maka Marciniak juga memimpin laga ketika Paris Saint-Germain (PSG) memukul Barca dengan skor 4-0 pada first leg 16 besar Liga Champions (14/2).

Eurosport kemarin menulis kalau secara kepemimpinan Marciniak di pertandingan secara keseluruhan tidaklah punya banyak masalah. Hanya dengan status wasit 36 tahun itu yang jadi saksi dua kekalahan Barca, maka fans Barca pasti amat membencinya. Sebaliknya sosok Marciniak ini memberikan hoki buat Juventus. Pada Liga Champions musim ini, Juventus pernah dipimpin wasit yang berprofesi sebagai pebisnis tersebut.

Yakni pada macthday ketiga grup H saat Juventus menaklukkan Lyon dengan skor 1-0 (18/10). Kalau dibilang Marciniak ini wasit Juventus, hal itu juga kurang pas. Sebab saat memimpin laga Lyon versus Juventus, Marciniak mengusir pemain Juventus Mario Lemina setelah menerima kartu kuning kedua pada menit ke-54.

Nah, dalam laga kemarin sebetulnya ada beberapa keputusan Marciniak yang direkam sebagai keputusan kontoversial oleh Eurosport.

Misalnya ketika Lionel Messi pada menit ke-30 merebut bola dari kaki pemain Juventus Sami Khedira dan memasukkan ke gawang Ginluigi Buffon. Oleh Marciniak gol itu dianggap tak sah karena Messi dianggap lebih dahulu melakukan pelanggaran lebih dahulu.

Kemudian pada gol ketiga Juventus yakni ketika Giorgio Chiellini melakukan dorongan kepada gelandang Barca Javier Mascherano sebelum menaklukkan kiper Barca Marc-Andtre Ter Stegen.

Satu lagi keputusan lain yang merugikan Barca terjadi pada menit ke-68. Yakni ketika penyerang Barca Neymar melakukan tendangan di kotak penalti, Chiellini yang melakukan blokade sambil terjatuh bola mengenai tangannya.

Sementara itu, seperti diberitakan Sport penyerang Barca Neymar meminta psikolog pribadi pelatih Barca Luis Enrique, Joaquín Valdes, untuk mendampinginya. Neymar rupanya dalam tekanan berat setelah kegagalan Barca dalam dua laga beruntun. Yakni kalah oleh Malaga (9/4) lalu dan kemarin (12/4).

Dan yang makin membuat Neymar terpuruk adalah hukuman absen dua laga di ajang La Liga. Dengan kondisi tekanan yang sedemikian besar, pemain 25 tahun itu mencoba mencari solusi dengan curhat kepada psikolog.

“Psikolog (Joaquin Valdes,red.) bekerja untuk saya dan bukan kepada pemain. Namun saya mengijinkan Neymar untuk berbicara dengannya,” tutur Enrique. (dra)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top