Diduga Lakukan Penggelapan dan Penipuan, Mantan Legislator Baubau Ditahan – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Hukum & Kriminal

Diduga Lakukan Penggelapan dan Penipuan, Mantan Legislator Baubau Ditahan

Ilustrasi

kendaripos.fajar.co.id — Penyidik Subdit III Jatanras Direskrimum Polda Sultra telah menahan Rais Jaya Rahman, pria yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dan penipuan dana perusahaan PT Satya Jaya Abadi. Mantan legislator Baubau ini ditangkap 30 Maret lalu, dikediamannya di Kota Baubau.

Kasubbid PID Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh membenarkan penangkapan Rais. Kata dia, penangkapan Rais dilakukan oleh tim subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sultra, di Jalan Bakti Abri Kota Baubau, kediamannya sendiri. Saat itu menurut Dolfi Rais tak melawan. Dia pasrah dan mengikuti kemauan tim Jatanras.

BACA JUGA :  Modus Penipuan Arisan Terungkap

Saat ini lanjut dia, Rais berada dalam tahanan Polda Sultra. Penyidik telah mengirim berkas tahap I Rais ke Kejati Sultra. Jika berkasnya dinyatakan lengkap, maka polisi segera melimpahkan pria tersebut ke korps Adhyaksa untuk menjalani proses hukum selanjutnya. “Kita tunggu saja signal dari Jaksa peneliti disana,” ujar Dolfi, Kamis (13/4).

Sebenarnya, Rais telah dipanggil beberapa kali untuk kembali diperiksa guna melengkapi berkasnya. Sayang, dia tak mempedulikan panggilan tersebut. Nah, dianggap tidak kooperatif, akhirnya tim Penyidik Subdit III Jatanras Direskrimum Polda Sultra jemput paksa di rumahnya. “Dia langsung kami tahan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Mengaku Tentara, Playboy Songong Sukses Poroti Perawat

Sekadar diketahui, Rais Rahman Jaya merupakan tersangka yang ditetapkan tim penyidik Jatanras Subdit III Ditkrimum Polda Sultra, sejak oktober 2016. Saat itu, dia juga dijemput paksa oleh tim yang dinahkodai AKBP Dody Ruyatman. Namun tidak ditahan karena dianggap kooperatif.

Penetapan tersangka kepada mantan legislator Baubau ini karena dia dinilai menggelapkan duit sebesar Rp 650 juta dari perusahaan berbendera PT Satya Jaya Abadi. Dana tersebut sebenarnya untuk keperluan pengurusan Izin Pengelolaan Kayu (IPK) jati Sampolawa di Kabupaten Buton Selatan, namun disalahgunakan olehnya dalam kapasitas sebagai perantara. Namun dalam prosesnya, ternyata izin itu tidak keluar. Merasa ditipu, Direktur PT Satya Jaya Abadi akhirnya melapor ke polisi. (c/ade)

BACA JUGA :  Rizal Akan Masuk DPO

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top