Ketua STIK Avicenna : Otak Penipuan Pembayaran SPP Kampus Oknum Mahasiswa – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Hukum & Kriminal

Ketua STIK Avicenna : Otak Penipuan Pembayaran SPP Kampus Oknum Mahasiswa

Ilustrasi

kendaripos.fajar.co.id — Ketua STIK Avicenna Kendari dr. H. Marzuki Hanafi Bantayan, angkat suara terkait kasus penipuan pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) yang dilakukan oknum mahasiswa. Kata dia, kasus penipuan yang dilakukan oleh oknum mahasiswa SF alias UC tidak ada kaitannya dengan kampus kesehatan yang dia pimpin. “Ini tidak ada kaitannya dengan kampus karena ini murni penipuan yang dilakukan oleh oknum mahasiswa itu sendiri terhadap rekan sesama mahasiswa di kampus STIK Avicenna,” kata dr. H. Marzuki Hanafi Bantayan, Ketua STIK Avicenna, Minggu (9/4).

Menurutnya, otak dari kasus penipuan ini adalah FM yang saat ini tidak diketahui keberadaannya. FM adalah salah seorang mahasiswa yang telah menjalani pendidikan strata satu di Jurusan Keperawatan perguruan tinggi ini. “Jadi FM ini menyuruh beberapa mahasiswa atas nama SF untuk menjadi perantara pembayaran SPP mahasiswa biar tidak mengantri di bank. FM mengaku punya keluarga yang katanya pegawai Bank dan akan di bantu olehnya,” ujar dr. H. Marzuki Hanafi Bantayan.

BACA JUGA :  Prodi Farmasi Avicenna Terapkan Kurikulum KKNI

Mendapat dari FM itulah, SF lalu mengajak SM (korban) untuk melakukan pembayaran SPP melalui dirinya. SM pun menerima tawaran itu dan menyetor uang SPP kepada SF. SM mengajak juga rekan-rekannya untuk melakukan hal yang sama.

Belakangan diketahui, proses pembayaran yang telah dilakukan SM dan rekannya yang lain tidak tercatat di bank. SM pun melaporkan ke polisi karena merasa tertipu oleh SF. SM juga memberikan keterangan bahwa SF ini menerima uang darinya sebanyak Rp 150 juta. “Sehingga dari berbagai keterangan ini kami dari pihak kampus akan segera memanggil kedua bela pihak untuk kembali memberikan keterangan yang lebih jelas lagi agar informasi yang sebenarnya terungkap. Kami juga sudah cek di bank mitra kami, dan memang pembayaran mahasiswa palsu,” jelas Marzuki Hanafi Bantayan.

BACA JUGA :  Rizal Akan Masuk DPO

Setelah pihak kampus menelusuri kasus ini, diketahui FM memberikan bukti slip pembayaran palsu untuk meyakinkan para mahasiswa yang telah menyetor uang kepadanya. Untuk keseluruhan, setidaknya ada 19 orang mahasiswa dari program studi D3 Kebidanan yang telah tertipu oleh ulah oknum senior di kampus kesehatan ini. Untuk diketahui, kejahatan yang dilakukan telah berjalan dari awal tahun 2016. Saat ini kasus tersebut telah dalam proses penyelidikan Polresta Kendari. Adapun kerugian yang ditaksir akibat pemalsuan ini sekira Rp 300 juta lebih. (ade/c)

BACA JUGA :  Penipu Undian Berhadiah Telan Korban di Kolut

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top