Choel Mallarangeng Didakwa Rugikan Negara Rp 464 Miliar – Hacked by TryDee
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Nasional

Choel Mallarangeng Didakwa Rugikan Negara Rp 464 Miliar

kendaripos.fajar.co.id — Andi Zulkarnain Mallarangeng alias Choel Mallarangeng didakwa melakukan dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pembangunan lanjutan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang. Adik mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alfian Mallarangeng itu didakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp 464 miliar.

Jaksa KPK Ali Fikri mengatakan, Choel diduga telah ikut mengarahkan proses penganggaran dan pengadaan barang/jasa proyek pembangunan P3SON Hambalang. “Melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi,” kata Jaksa Ali saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (10/4).

JPU mendakwa Choel bersama-sama dengan Andi Mallarangeng, Deddy Kusdinar, Teuku Bagus Mokhammad Noor, Machfud Suroso, Wafid Muharam, Muhammad Fakhruddin, Lisa Lukitawati, Muhammad Arifin, dan Saul Paulus David Nelwan alias Paul Nelwan.

Jaksa KPK lantas membeberkan pihak-pihak yang turut diperkaya oleh Choel. Antara lain, Choel dan Andi Mallarangeng sebesar Rp 4 miliar dan USD 550 ribu, Wafid Muharam sebesar Rp 6,5 miliar, Deddy Kusdinar sebesar Rp 300 juta, Anas Urbaningrum sebesar Rp 2,21 miliar, Mahyudin sebesar Rp 600 juta.

Teuku Bagus Mokhamad Noor sebesar Rp 4,5 miliar, Machfud Suroso sebesar Rp 18 miliar, Olly Dondokambey sebesar Rp 2,5 miliar, Joyo Winoto sebesar Rp 3 miliar, Lisa Lukitawati sebesar Rp 5 miliar, Adirusman Dault sebesar Rp 500 juta, dan Nanang Suhatmana sebesar Rp 1,1 miliar.

Selain itu, memperkaya korporasi yakni PT Ciriajasa Cipta Mandiri sebesar Rp 5,8 miliar, PT Global Daya Manunggal sebesar Rp 54,9 miliar, PT Aria Lingga Perkasa sebesar Rp 3,33 miliar, PT Dutasari Citra Laras sebesar Rp 170 juta, KSO PT Adhi Karya dan PT Wijaya Karya sebesar Rp 145 miliar, serta 32 perusahaan/perorangan Sub Kontrak KSO Adhi-Wika sebesar Rp 17,9 miliar.

“Yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara sebesar Rp 464,39 miliar,” papar Jaksa Ali.

Atas perbuatannya, Choel dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tipikor jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 65 ayat 1 KUHPidana. (Fajar/jpg)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top