Delapan Warisan Budaya Sultra Diusul ke Kemendikbud – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Sulawesi Tenggara

Delapan Warisan Budaya Sultra Diusul ke Kemendikbud

Perkelahian kuda, salah satu warisan budaya Sulawesi Tenggara (Sultra) yang diusulkan ke Kemendikbud.

kendaripos.fajar.co.id–Warisan budaya leluhur perlu terus dijaga, dilestarikan dan dikembangkan agar tidak mengalami kepunahan. Perkembangan zaman dinilai dapat menggerus eksistensi warisan budaya yang ada saat ini. Termasuk Warisan Budaya Takbenda (WBTb). Olehnya, UPTD Taman Budaya Sultra menggelar sosialisasi Pencatatan dan Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia di Swiss-BelHotel, Rabu (5/4) kemarin.

Sekira delapan WBTb Sultra diusul ke Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya Kemendikbud RI. Kepala Bidang Kebudayaan Dikbud Sultra, Jabaruddin mengungkapan sejak tahun 2009 hingga 2016, Sultra memiliki 150 warisan budaya. Namun, yang tercatat baru 125. “Olehnya, kita akan melakukan riset lagi terdapa warisan budaya yang diteliti, dilestarikan dan didokumentasikan. Apalagi di Sultra banyak suku dan budayanya,” ujarnya.

Jabaruddin menambahkan sejak tahun 2013 dan 2014, sebanyak sembilan WBTb telah dicatat, yakni Tarian Lariangi, Kalosara, Kabanti, Lariangi, Kaghati, Mosehe, Lulo, Karia, Tari Linda. “Nah, tahun ini 2017 yang akan diusul dari Sultra adalah sebanyak delapan WBTb yakni Mondau Tau, Tenun Tolaki, Kantola, Perkelahian Kuda, Kasamba, Ka Ago-ago, Malige, dan Dole-dole,” rinci Jabaruddin.

1 of 2

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top