Biadab! Saat Garap Muridnya Guru di Kolut Ini Tanya ‘Enak Ngga?’ – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Biadab! Saat Garap Muridnya Guru di Kolut Ini Tanya ‘Enak Ngga?’

Ilustrasi

KENDARIPOS. CO. ID — Ahm, seorang guru Pendidikan Jasmani (Penjas) pada salah satu sekolah dasar (SD) di Kecamatan Pakue, Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra), diringkus jajaran Polsek Pakue.

Pria berusia 50 tahun tersebut ditahan karena diduga melakukan perbuatan tidak senonoh menggarap muridnya sebut saja Mawar.

Perbuatan keji guru yang berstatus pegawai negeri sipil yang beralamat Desa Latali ini, berlangsung Kamis (30/3/2017) pekan lalu, dalam suasana proses belajar mengajar.

BACA JUGA :  Bejat ! Pria Ini Hamili Adik Kandung, Empat Kali Setubuhi di Kamar Ayah

Namun hal ini baru dilaporkan ke Polsek Pakue setelah Mawar menceritakan semua kejadian kepada orang tua akibag mengalami kesakitan di area kemaluan.

Menurut pengakuan Mawar sang guru bejat melancarkan aksi di perpustakaan sekira pukul 08.30 wita. Awalnya ia berada berada di ruang kelas. Sang guru cabul itu kemudian memintanya untuk mengambilkan sebuah buku pelajaran di perpustakaan. Rupanya, Ahm membuntuti korban yang kebetulan suasana sepi karena anak-anak lainnya sedang belajar di ruangan kelas masing-masing.

BACA JUGA :  Kakek Jahat Ini Cabuli Cucu Pakai Alat Bantu Seks

Melihat kondisi sepi, AHM langsung mendekati Mawar, dan mendadak rok korban diangkat dan menarik turun celana dalam sampai batas lutut. Ahm semakin beringas. Ia juga mencopot celananya hingga akhirnya perilaku biadab benar-benar terjadi. “Enak ngga?” ujar Bunga mengutip kata Ahm saat melancarkan aksinya, ketika menceritakan kejadian tersebut kepada orang tuanya.

Agar perbuatannya tidak terbongkar sang bocah diberi uang tutup mulut. “Kita sudah lakukan penahanan terhadap tersangka kita kenakan undang-undang perlindungan anak ancaman hukuman 15 tahun penjara,” ucap Kapolsek Pakue, Ipda Adiyanto kepada Kendari Pos, Senin (3/4).

BACA JUGA :  Kakek Jahat Ini Cabuli Cucu Pakai Alat Bantu Seks

Berdasarkan informasi yang dikembangkan Polsek Pakue, masih ada tiga anak dibawah umur lainnya yang telah digarap pelaku. Aksi koboy cabul ini diperkirakan sudah berlangsung empat tahun terakhir dimana usia korban lainnya 7, 8 dan 10 tahun. (Rusli)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top