Alamak, Tak Kebagian Duit Tanah, Pemuda Ini Ancam Bunuh Ibunya – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Alamak, Tak Kebagian Duit Tanah, Pemuda Ini Ancam Bunuh Ibunya

kendaripos.fajar.co.id BAUBAU- La Ode Gerhana (34) tega mengancam akan membunuh ibu kandungnya, hanya gara-gara tak kebagian duit hasil penjualan tanah. Warga Kelurahan Bataraguru, Kecamatan Wolio, Kota Baubau itu sudah diamankan di Polsek Wolio, Sabtu (1/4) lalu. Polisi mengamankan La Ode Gerhana lantaran mengamuk dan mengancam membunuh ibu dan adiknya sendiri menggunakan tombak.

Kapolsek Wolio, AKP Anwar SH mengatakan pengancaman yang dilakukan La Ode Gerhana dipicu persoalan warisan. Wa Ode Sia (71), ibu pelaku telah menjual sebidang tanah miliknya. Tahu ibunya punya duit dari hasil penjualan tanah, La Ode Gerhana pun menuntut agar diberikan. Tapi sang ibu tidak memberi karena sudah mendapatkan tanah warisan dan digunakan membangun rumah.

“Jadi, sesuai pernyataan Wa Ode Sia, anaknya tersebut (pelaku) telah mendapatkan bagian. Berupa sebidang tanah. Tetapi, masih menuntut supaya mendapatkan uang lagi dari hasil tanah yang dijual ibunya,” ujar AKP Anwar di ruang kerjanya, Minggu (2/4) kemarin.

Karena tak kunjung diberikan uang, akhirnya La Ode Gerhana mengamuk. Pelaku mengobrak-abrik rumah orang tuanya. Dinding rumah hancur. “Kejadiannya sekira pukul 08.00 Wita. Dinding rumah orang tuanya di Jalan Ahmad Yani Kelurahan Bataraguru dihancurkan menggunakan balok. Tidak puas dengan itu, pelaku ke rumahnya dan mengambil tombak. Lalu kembali ke rumah orang tuanya dan mengancam akan membunuh ibu dan saudaranya sendiri. Tapi bisa dihalau oleh saudara laki-lakinya yang lain, La Ode Harifi. Sehingga tidak ada korban jiwa,” jelas AKP Anwar.

Merasa takut dan merasa tidak aman dengan ancaman anaknya, Wa Ode Sia melaporkan kejadian oitu ke Polsek Wolio. Sehingga, La Ode Gerhana diamankan polisi. “Saat ini, pelaku dan barang bukti berupa tombak dengan pajang sekira 2,5 meter telah kita amankan,” ungkapnya.

Sementara, La Ode Gerhana kepada penyidik mengaku ancaman itu bukan karena persoalan warisan. Melainkan kekesalan terhadap saudaranya yang kerap membawa perempuan ke rumahnya. “Ancaman itu bukan untuk mamaku. Tapi, saya tujukan pada saudara saya yang sering bawa perempuan dan mabuk di rumah. Sementara saya dalam keadaan sakit,” timpalnya. (ahi/b)

Komentar

komentar


Notice: Trying to get property of non-object in /home/kendaripos/public_html/wp-content/themes/flex-mag 1.13/functions.php on line 1001
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top