UHO Siapkan 8.695 Kursi Maba. Daftar Yuk…! – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Sulawesi Tenggara

UHO Siapkan 8.695 Kursi Maba. Daftar Yuk…!

kendaripos.fajar.co.id KENDARI_ Bagi mereka yang tahun ini menamatkan pendidikannya di SMK/SMK dan sederajat dan berniat melanjutkan pendidikan ke Universitas Halu Oleo (UHO), mulailah memilih fakultas dan jurusan apa yang ideal. Yang jelas, untuk tahun akademik 2017/2018 ini, kampus terbesar di Sultra itu dipastikan menyediakan 8.695 kursi untuk mahasiswa baru (Maba). Jumlah itu tersebar di 17 fakultas dan 64 jurusan.

Dari 8 ribuan kursi baru itu, Fakultas Pertanian (Faperta) mendapat kuota terbanyak untuk menampung mahasiswa baru yakni 1.350 kursi. Sementara Fakultas Kedokteran, yang memang punya kompetisi masuk ketat hanya menyediakan 80 kursi. “Jumlah 8.695 itu dari tiga jalur seleksi,” jelas Kepala Bagian (Kabag) Humas UHO, Maulid, kemarin.

Tiga jalus seleksi itu adalah Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), kemudian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Seleksi Lokal Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau Jalur Mandiri. Dia pun memaparkan rincian dari masing-masing kuota untuk ketiga jalaur tersebut. Pertama, jalur SNMPTN yang sudah berjalan sejak Februari lalu. Jalur yang dikenal disebut jalur bebas tes itu, menyiapkan kuota sebanyak 4.038 kursi.

“Pada jalur bebas tes ini, kuota Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yang paling banyak yaitu 550 orang untuk 3 jurusan. Sedangkan yang paling sedikit masih FK hanya 32 orang untuk 1 jurusan saja,” jelasnya. Selain itu, lanjut Maulid, untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), yang baru akan dibuka mulai 11 April mendatang, memiliki kuota 2.704 orang. Pada jalur ini, Faperta punya daya tampung terbanyak dengan jumlah 405 kursi dan FK paling sedikit 24 kursi.

“Jalur ini pun dibuka pendafrtarannya secara online untuk Paper Based Test (PBT) dan Computer Based Test (CBT) dimulai 11 April mulai pukul 08.00 WIB hingga 5 Mei sampai pukul 22.00 WIB. Pendaftarannya akan ditutup apabila jumlah kuota pendaftar telah terpenuhi,” katanya.

Katanya, persyaratan umum, bagi lulusan Sekolah Lanjut Tingkat Atas (SLTA) atau SMA sederajat dan paket C tahun 2015, 2016 dan 2017. Jenis ujiannya ada dua, PBT dan CBT dengan materi ujian Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek), Tes Kemampuan Dasar dan Humaniora (TKD Soshum) dan uji keterampilan.
Sementara itu, jalur terakhir, tambah dia, adalah Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN), yang merupakan jalur ketiga, dengan jumlah kuota 1.907 maba. Jalur itu akan dibuka setelah SBMPTN selesai. Ada 2 fakultas yang tidak memiliki kuota untuk jalur tesebut, yaitu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Tehnik (FT).

“Kedua jurusan itu memang selalu diprediksi paling banyak peminatnya. Artinya, kuota selalu tercukupi dari jalur SNMPTN dan SBMPTN. Sementara, jalur SMMPTN diambil dari pendaftar ulang yang tidak lolos dari jalur seleksi bersama atau SBMPTN,” terang Maulid. Ia pun memaparkan, daya tampung masing-masing fakultas disesuaikan dengan kapasitas ruangan.

Dirinya yakin UHO tetap menjadi kampus pilihan utama bagi masyarakat Sultra. Olehnya itu, peminat pasti membludak seperti tahun-tahun sebelumnya. Bahkan hadirnya masalah mahasiswa tak ada ketakutan akan berkurangnya jumlah peminat. “Saya pikir tak ada kekhawatiran dengan masalah yang terjadi saat ini, terkait pendataan mahasiswa di pangkalan Dikti,” tandasnya.

Optimisme itu, kata Maulid karena saat ini sudah dilakukan perbaikan sistem. Apalagi mahasiswa yang bermasalah disebabkan administrasi yang tidak teratur. Saat ini, semua fakultas sudah siap melayani dan berdasarkan pengalaman sebelumnya. Lagian, berdasarkan keterangan di Pustik (Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi) UHO, tinggal finalisasi saja tinggal menunggu langkah-langkah rektor selanjutnya.(p19)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top