Pemkot Magelang Belajar Manajemen Kelola Sampah – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Metro Kendari

Pemkot Magelang Belajar Manajemen Kelola Sampah

Asisten III Pemkot Kendari, Indra Muhammad (tiga dari kanan) saat menerima kunjungan kerja rombongan Pemkot Magelang yang dipimpin Sekda Kota Magelang, Sugiharto (dua dari kanan). FOTO: ALFIN / KENDARI POS

kendaripos.fajar.co.id, Kendari — Kesuksesan Wali Kota Kendari, Asrun membangun daerah menggaung hingga level nasional. Buktinya, Asrun pernah meraih predikat wali kota terbaik nasional versi koran Jawa Pos. Sederet prestasi Asrun rupanya memikat daerah lain untuk bertandang, belajar dan bertukar pengalaman.

Awal tahun ini, DPRD Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku dan Pemkot Kota Palopo, Sulsel berkunjung di Pemkot Kendari. Kunjungan kerja serupa dilakukan Pemkot Magelang. Rabu (29/3) kemarin, kunjungan rombongan Pemkot Magelang sebanyak 49 orang yang di pimpin Sekda Pemkot Magelang, Sugiharto diterima Asisten III Pemkot Kendari, Indra Muhammad di ruang pola, Kantor Walikota Kendari.

Rupanya, pengelolaan pariwisata dan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang dilakukan Pemkot Kendari cukup memikat Pemkot Magelang, dimana keberhasilan Pemkot Kendari mengubah TPA Puwatu menjadi destinasi wisata warga kota. Keberhasilan Pemkot Kendari mengubah kesan kumuh pada TPA menjadi wisara menarik bakal diadopsi Pemkot Kota Magelang. “Kami ingin adopsi cara pengelolaan TPA dari Kendari. Ini sangat menarik dan mudah-mudahan bisa diterapkan di Magelang,” ujar Sugiharto, kemarin.

Selain itu, aspek kebersihan kota, keramahan masyarakat dan keterwakilan  perempuan dalam birokrasi menjadi nilai plus di Kota Kendari bagi Pemkot Magelang. Pemkot Magelang juga ingin belajar mengenai manajemen pengelolaan pariwisata Kota Kendari. Hal tersebut menjadi alasan kunjungannya dilakukan di Kendari. “Meski berbeda spot wisata, Kendari kan identik dengan pantainya, sedangkan Magelang terkenal dengan alam dan situs sejarahnya, tetapi kami ingin tahu lebih mendalam soal aspek manajemen wisata,” tambah Sugiharto.

Sugiharto mengungkapkan bahwa kunjungan ini membawa 49 orang, 23 diantaranya adalah wartawan. “Sebenarnya banyak hal yang kami ingin pelajari disini, makanya rombongan kami gemuk. Ada 26 birokrasi dan 23 wartawan. Kita ingin belajar mengenai kehumasan juga disini,” jelasnya.

Sugiharto juga menilai Kota Kendari saat ini layak menjadi Kota rujukan di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan setelah melihat potensi yang dimiliki Kota Lulo ini. “Saya yakin, Kendari akan masuk jajaran kota besar Indonesia kedepannya. Potensinya sangat besar. Masyarakatnya juga sangat ramah, saya sangat terkesan dengan penyambutannya,” katanya.

Sebelumnya, Asisten III Pemkot Kendari, Indra Muhammad mengapresiasi kunjungan Pemkot Magelang. “Kami juga mengapresiasi pengelolaan UMKM yang dilakukan Pemkot Magelang. Semoga kedepan terbangun hubungan kerjasama untuk Kota Kendari dan Magelang,” ujar Indra Muhammad. (p12/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top