Bejat! Ayah di Buton Selatan ‘Garap’ Anak Kandung Diruang Tamu – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
HEADLINE NEWS

Bejat! Ayah di Buton Selatan ‘Garap’ Anak Kandung Diruang Tamu

Ilustrasi

KENDARIPOS. CO. ID — Kepolisian Sektor (Polsek) Batauga Kabupaten Buton Selatan Sulawesi Tenggara (Sultra) membekuk LNT (44) atas kasus kejahatan seksual. Warga Dusun Wandasi, Desa Lawela ini tega menggauli anak kandungnya sebut saja Dinda (17).

Kanit Reskrim Polsek Batauga Bripka Ashrun M, SH membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan laporan Dinda perbuatan bejat itu pertama kali terjadi Minggu 26  Februari 2017 sekitar pukul 23.50 Wita di dalam kamar. Saat itu Dinda sedang tidur sendiri di kamar ibu tiri dengan memakai sarung.

BACA JUGA :  Murka Anak Gadisnya Disetubuhi, Ayah Cincang Kemaluan dan Cungkil Mata Pelaku

Melihat korban tertidur pulas, pikiran cabul tersangka muncul.  Ia masuk ke dalam kamar dan langsung memeluk dari belakang. Terkejut, Dinda berusaha berontak tapi tak berhasil, tenaga sang ayah lebih kuat. Beberapa kali melakukan perlawan dan coba berteriak tapi tangan tersangka langsung menutup mulut Dinda.

Usai menyetubuhi anaknya, LNT mengancam sang anak yang tak tamat SD itu agar tidak membocorkan peristiwa yang terjadi kepada siapapun.

BACA JUGA :  Murka Anak Gadisnya Disetubuhi, Ayah Cincang Kemaluan dan Cungkil Mata Pelaku

Tidak sampai disitu, pelampiasan nafsu sang ayah kembali diulang Sabtu 4 Maret 2017 sekitar pukul 07.00 Wita di ruang tamu saat rumah dalam kondisi sepi. Disitu LNT lagi-lagi berhasil ‘menggarap’ anaknya sendiri.

Tak tahan dengan perbuatan tersebut korban langsung menceritakan semua yang dialami kepada keluarganya yang berdomisili di Kelurahan Bosoa, Batauga. Usai mendengarkan keterangan korban pihak keluarga bersama-sama korban melaporkan kejadian tersebut di Polsek Batauga.

BACA JUGA :  Murka Anak Gadisnya Disetubuhi, Ayah Cincang Kemaluan dan Cungkil Mata Pelaku

“Kasus ini sudah ditangani. Setelah dilakukan penyelidikan tak membutuhkan waktu lama kami langsung menahan tersangka,” ujar Kanit Reskrim tersebut, kepada Kendari Pos, Kamis (30/3).

Menurut Bripka Ashrun, saat ini proses hukum sedang berlangsung dan pelaku diancam hukuman 15 tahun penjara. (Akhirman)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top