Komisioner KPU Kendari dan Busel Tunggu Sanksi DKPP – Kendari Pos Online
Iklan Jaksa

Biro Umum
Politik

Komisioner KPU Kendari dan Busel Tunggu Sanksi DKPP

kendaripos.fajar.co.id — Komisioner KPU Buton Selatan dan Kota Kendari belum aman. Mereka dilaporkan karena diduga melakukan pelanggaran kode etik. Namun, hingga saat ini Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) belum memutuskan, apakah memberi sanksi atau rehabilitasi nama baik.

Hal serupa juga berlaku untuk Panwas Busel dan Kota Kendari. Laporan dugaan pelanggaran sudah sampai ke DKPP. Komisioner Bawaslu Sultra, Hj. Hadi Machmud membenarkan hal itu. “Kami belum dapat informasi, kapan kepastian sidang DKPP soal itu,” ujar Hadi Machmud.

Menurut dia, KPU Busel dilaporkan oleh calon bupati Busel La Ode Budi. Lalu ada juga Ridwan Azali melaporkan juga KPU dan Panwas Busel sekaligus. Sementara, KPU dan Panwas Kendari dilaporkan karena diduga lakukan pertemuan dengan salah satu calon. “Pastinya, kami masih menunggu. Soal seperti apa putusan DKPP, nanti dilihat hasilnya,” jelasnya.

Koordinator Divisi Organisasi dan SDM Bawaslu Sultra menambahkan, tiga lainnya, yakni KPU dan Panwas Buton, KPU Bombana dan Panwas Mubar sudah ada putusan DKPP. Tapi semuanya hanya teguran saja. “Mereka disanksi karena menurut penilaian DKPP ada unsur pelanggaran kode etik, walaupun tidak fatal,” jelasnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, KPU Buton dilaporkan Panwas Buton karena meninggalkan Kantor KPU untuk verifikasi salah satu paslon, H. Hamim-Farid Bachmin pada saat pendaftaran. Kemudian, lima komisioner KPU Bombana diberikan sanksi ringan karena diduga menambah suara dukungan pada bakal calon perseorangan Dr. Atikurahman. Sementara, Panwas Mubar, ketiga komisionernya juga mendapatkan sanksi ringan.

Dia berharap, teguran DKPP bisa menjadi pelajaran kedepan, supaya lebih hati-hati dalam menjalankan tugas. Memahami dan mengikuti rambu-rambu yang ada mesti menjadi prinsip utama dalam bekerja. “KPU dan Panwas tupoksi sudah jelas. Tinggal mengikuti saja aturan yang ada,” pesannya. (c/p11)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.


Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top